EDUKASINewsPROVINSI BENGKULU

Ungkap Pencapaian Dalam 1 Tahun, BNNP Bengkulu Gelar Press Release

WhatsApp Image 2021-12-27 at 15.36.33

DERING24.COM  BENGKULU  –  Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu bersama insan pers media cetak, elektronik, media online serta wartawan Senin siang (27/12/21) menggelar  press release terkiat pencapaian yang telah dilakukan oleh BNNP Bengkulu Akhir Tahun 2021.

Pelaksanaan Press release tersebut digelar di Aula BNNP yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Bengkulu, Supratman, S.H didampingi Kabid Humas BNNP serta jajaranya.

Dalam releasenya, Kepala BNNP Bengkulu  mengawali dengan penjelasan tentang capaian anggaran serta seluruh hasil kegiatan setiap fungsi di BNNP Bengkulu selama tahun 2021. Pada tahun 2021 BNNP Bengkulu mendapat anggaran sebesar Rp  9.143.118.000, sudah terealisasi sebesar Rp. 9.006.891.114 atau 97,98 %, dengan rincian, Realisasi Belanja Pegawai : 4.033.269.177,  Belanja Operasional : 4.856.241.997, Belanja Modal BNNP : 117.380.000.

WhatsApp Image 2021-12-27 at 20.31.43

Selain itu, untuk Pencegahan dan Pemberdayaan kepada masyarakat, BNNP Bengkulu telah melakukan kegiatan Sosialisasi P4GN dengan 55  lembaga dengan jumlah masyarakat mendapat sosialisasi P4GN yakni 10.500. Tak hanya itu, BNNP juga  membentuk 120 Orang Kader Pegiat Relawan Anti Narkoba, pelaksanaan Tes Urine kepada 584 orang, Kegiatan Intervensi Ketahanan Keluarga,  melakukan bimbingan tekhnis kepada beberapa Perguruan Tinggi dan kepada pemerintah. Pada Seksi Rehabilitasi BNNP Bengkulu juga telah melakukan kegiatan Rehabilitasi rawat jalan kepada 174 orang, rawat inap 109 orang, Inpatient 27 Orang.

Sementara itu, BNNP Bengkulu juga menerima hibah tanah dan gedung klinik rehabilitasi dari masyarakat. Kepala BNNP Bengkulu menjelaskan bahwa BNNP Bengkulu menerima Hibah Tanah 2.060 m² dari Hj. Ayuti Ekaputri & H. Aminudin Ns dengan Sertifikat Hak Milik No. 00429 tanggal 08 Mei 1999 dan sudah dibalik Nama Menjadi Sertifikat Hak Pakai a.n. Pemerintah Republik Indonesia. Pada Juni 2017, Bapak Bebby Hussi membantu membangun Gedung Rehabilitasi diatas tanah tersebut. Bangunan 2 lantai ini dengan Luas 575 m² dengan biaya 3 Milyar dan selesai dibangun dalam waktu ± 1,5 tahun. Supratman menyebutkan bahwa gedung Rumah rehabilitasi ini sudah mulai beroperasi pada Tahun 2021.

Selain menerima hibah tanah, BNNP Bengkulu juga menerima bantuan dana CSR dari Bank Bengkulu dan PT Pegadaian, sebesar 60 juta rupiah, dengan rincian Bank Bengkulu RP. 50 Juta dan PT Penggadaian RP. 10 Juta. Dana tersebut di realisasikan untuk Penambahan Teras Gedung Rehabilitasi, Pembangunan Pos Security Rumah Rehabilitasi serta Penambahan Pagar Bagian Depan Gedung Rehabilitasi.

Kepala BNNP Bengkulu juga mengucapkan terimakasih kepada semua stake holder, masyarakat yang ikut andil dalam memberantas peredaran narkotika di Provinsi Bengkulu, namun masih banyak peredaran Narkotika dibeberapa kawasan yang perlu diwaspadai.

“Terdapat 34 (tiga puluh empat) Kelurahan/Desa di Provinsi Bengkulu yang termasuk Kawasan Rawan dan Rentan Narkoba dan ini kategori Bahaya dan Waspada,”ujarnya.

Berikut deretan Kawasan Rawan dan Rentan Narkoba di Provinsi Bengkulu.

ASDERQW AED

KASUS & TERSANGKA TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI BENGKULU 2018-2021

BNN

Barang Bukti yang berhasil diungkap BNNP Bengkulu Tahun 2021.

bnnp

Jumlah kasus tindak pidana narkotika di bengkulu 2021.

arwe

Comment here