Bengkulu MembangunEKONOMIPEMPROVPROVINSI BENGKULU

UMKM Bengkulu Serap 59 ribu Tenaga Kerja

kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemerintah Provinsi Bengkulu Dr. Anzori Tawakal, ST,. M,Si

Dering24.comBadan Pusat Statistik (BPS) mengungkap fakta bahwa 82 persen kebutuhan konsumsi masyarakat Provinsi Bengkulu ternyata disumbangkan dari sektor UMKM. Dari persentase itu,  ternyata sebanyak 42.415 UMKM di Bengkulu mampu menyerap 59 ribu Tenaga Kerja.

Saat di wawancara kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemerintah Provinsi Bengkulu Dr. Anzori Tawakal, ST,. M,Si dalam workshop SIAPIK, mengatakan”Terkait kebijakan UMKM di Provinsi Bengkulu, peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan perekonomian daerah ini sangatlah strategis. Idealnya untuk mengembangkan UMKM itu 5 persen dari jumlah penduduk Provinsi Bengkulu berarti sekitar 2 juta penduduk. Peran Pemerintah dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi maupun pendapatan terutama dari sektor konsumsi ini akan baik,”jelas Anzori dilansir laman ctzonedehasenbkl.com Jumat (15/11/19).

Oleh karena itu pengembangan UMKM ini harus didorong untuk terus tumbuh dan berkembang. Menurut Anzori, kelemahan UMKM paling menonjol dari sisi kemampuan sumber daya manusianya, sisi penampilan, dan dari sisi pembiayaan.

“Pembiayaan ini semuanya dari perbankan, mulai dari kredit usaha mikro hingga KUR, perbankan sendiri sangat hati-hati untuk ini,” tegasnya.

Jumlah yang menerima pembiayaan oleh usaha kecil juga ternyata baru 32 persen yang menyerap dari kredit KUR ini. Khusus Usaha Mikro, sangat masih relatif kecil, dari sumber daya manusianya, dari penguasaan teknologi, peningkatan daya saing, dan juga menjadi persoalan karena beberapa produk yang berdaya saing itu biasanya berinovasi teknologi dan kreativitas nya juga harus baik.

Pemprov, OJK, Dan BI bersinergi bersama perbankan berupaya meningkatkan kemampuan UMKM ini, sehingga mereka menjadi solusi bagi pertumbuhan perekonomian daerah sebagai pelaku usaha yang akan mendorong perekonomian daerah.

“Mereka mampu menciptakan lapangan kerja serta menghasilkan produk yang memiliki daya saing sehingga peran UMKM ini betul-betul produktif dari sisi usahanya maupun keberlanjutan,” pungkasnya.

(**)

Comment here