Tren Bergeser, PTM Ancam Kelompok Usia Muda

Dering24

Dering24

HotHealthNASIONAL

Tren Bergeser, PTM Ancam Kelompok Usia Muda

(Foto: Kemenkes)

DERING24.COM  JAKARTA – Direktur Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan Cut Putri Ariane menyebutkan sebelum pandemi, PTM merupakan penyakit katastropik dengan penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Hal ini mengakitbatkan hilangnya hari produktif bagi penderita dan pendamping. Lebih lanjut, Cut menjelaskan bahwa saat ini tren PTM semakin meningkat, dan menyerap biaya terbesar dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kalau kita lihat, jantung koroner merupakan penyakit penyebab kematian tertinggi, diikuti kanker, Diabetes militus dengan komplikasi, ada tuberculosis, kemudian penyakit paru obstruktif kronis (PPOK),” kata Cut di Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Sementara itu, lanjut Cut, dari penelitian yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) menunjukkan bahwa saat ini perkembangan PTM di Indonesia kian mengkhawatirkan.

Pasalnya peningkatan tren PTM diikuti oleh pergeseran pola penyakit. Dulu penyakit jenis ini biasanya dialami oleh kelompok lanjut usia maka kini mulai mengancam kelompok usia produktif, trennya mulai naik pada usia 10 sampai 14 tahun.

Ancaman ini, menurut Cut, akan berdampak besar bagi sumber daya manusia (SDM) dan perekonomian Indonesia ke depan. Karena di tahun 2030-2040 mendatang, Indonesia akan menghadapi bonus demografi yang mana usia produktif jauh lebih banyak dibandingkan kelompok usia non produktif.

“Namun, apabila tren PTM usia muda naik, maka upaya Indonesia untuk menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas menuju Indonesia maju pada 2045 mendatang, sulit tercapai,” kata Cut.

(IP)

Comment here