Terkait Pernyataan Presiden Prancis, Kabid Humas Polda Bengkulu Imbau Apapun Alasannya Sweaping Tidak Dibolehkan

Dering24

Dering24

EDUKASI

Terkait Pernyataan Presiden Prancis, Kabid Humas Polda Bengkulu Imbau Apapun Alasannya Sweaping Tidak Dibolehkan

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno, S.Sos, MH

DERING24.COM BENGKULU – Pernyataan Presiden Perancis, Emmanuel Macron yang dianggap membela mereka yang melecehkan Islam, menimbulkan reaksi keras di banyak negara muslim.

Salah satunya adalah seruan boikot produk Perancis oleh masyarakat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Dalam beberapa hari terakhir, kelompok-kelompok ormas Islam meminta kaum muslim untuk tidak membeli atau menggunakan produk-produk bikinan Perancis ini.

Tentu saja, hingga di sana apa yang dilakukan mereka bukanlah sebuah pelanggaran. Adalah hak mereka untuk tidak membeli, menggunakan atau menyerukan kepada masyarakat agar melakukan hal yang sama. Namun, jika mereka bergerak untuk melakukan sweaping, mengambil barang-barang tersebut tanpa membayar, memaksa pemilik toko untuk tidak menjual barang-barang Perancis tersebut, tentu tidak bisa dibenarkan.

Menaggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno, S.Sos, MH mengatakan, Memaksa, Menggunakan Kekerasan, apalagi disertai ancaman, adalah melawan hukum. Karena itu seruan Polri, agar setiap masyarakat tidak melakukan sweaping, harusnya dipatuhi dan dijalankan semua masyarakat.

“Jangankan niat baik, bela agama dan nabi saja justru dilakukan dengan cara tidak terpuji. Selain melawan hukum, mereka juga akhirnya akan menyusahkan masyarakat kita sendiri akibat aksi-aksi yang mereka lakukan. Jadi, jika itu dilakukan mereka yang diluar sana bisa tertawa, karena menjadikan kita ribut sendiri. (Hmsp)

Comment here