DAERAHMuko-Muko

Terendam Banjir, 60 Hektar Sawah di Mukomuko Terancam Gagal Panen

Sungai Pelokan Meluap, Puluhan Rumah Dan 60 Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

DERING24.COM MUKOMUKO Diguyur hujan 2 malam berturut-turut mengakibatkan Sungai Pelokan meluap ke perumahan, tepatnya di Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto Kabupaten Mukomuko Selasa (18/5/21).

Tak hanya perumahan, luapan air juga merendam ke persawahan warga, hingga terancam gagal panen.

Saat dikonfirmasi, Camat XIV Koto Suyitno mengatakan, bahwa meluapnya air diakibatkan gorong-gorong yang kecil, sehinga arus air dari debit air yang datang 10 gupig perdetik tidak lancar, sedangkan tempat pembuangan airnya hanya 4 gubig perdetik.

“Ini ada 24 Kepala Keluarga yang dapurnya sudah terbenam, serta 60 hektar perswahan sudah terbenam juga. Kepada masyarakat supaya waspada dalam menghadapi hujan susulan, karena mendung masih menghitam. Selamatkan ternak maupun barang yang berharga,”tuturnya.

Sungai Pelokan  Meluap,  Puluhan Rumah Dan 60 Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

Begitu juga Kepala Desa Rawa Mulya, Paryono yang didampingi Ketua BPD Mukomuko Sugeng menyampaikan, bahwa pihaknya berharap Pemerintah Daerah membuat Box Karpet yang lebih besar, supaya rumah warga  tidak akan kebanjiran separah ini,” ujarnya.

“Saya mohon betul agar permintaan kami di kabulkan oleh pemerintah, tak hanya perumahan saja, lahan persawahan kurang lebih 60 hektar di Dusun Baru Pelokan dan Desa Rawa Mulya mungkin gagal panen, pasalnya padinya baru umur satu bulan sudah terbenam, apabila banjir masih berlanjut akan gagal panen,”tegasnya.

Salah satu petani sawah, Gianto menyebutkan bahwa dalam ¼  sawah menghabiskan anggaran sebanyak satu juta rupiah, jika banjir ini berlanjut pasti padi tersebut akan mati mebusuk.

“Saya selaku petani berharap kepada pemerintah supaya bisa memberikan solusi, supaya sawah kami tidak terendam air apa bila di musim hujan,”tutupnya.

Pewarta :Mjtr
Uploader : Admin Bengkulu
COPYRIGHT © DERING 2021

Comment here