Tekan Penyebaran Virus Corona, Puluhan Narapidana Kelas II A Curup Bebas Asimilasi

Dering24

Dering24

DAERAHRajang Lebong

Tekan Penyebaran Virus Corona, Puluhan Narapidana Kelas II A Curup Bebas Asimilasi

Tekan Penyebaran Virus Corona, Puluhan Narapidana Kelas II A Curup Bebas Asimilasi 1

DERING24.COM Rejang lebong – Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Curup, Senin, (6/4), membebaskan 82 narapidana melalui program asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus corona atau COVID – 19.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu, Abdul Hany mengatakan, Permenkumham No 10 Tahun 2020 mengatur syarat-syarat pemberian asimilasi bagi narapidana dan anak demi mencegah penyebaran virus corona.

Mereka yang diberikan asimilasi, kata Abdul, hanya kasus pidana umum, kemudian sudah melalui penilaian perilaku yang ketat, telah mengikuti program pembinaan dan tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin selama menjalani pidana.

“Narapidana dan anak yang mendapatkan asimilasi saat ini berada dalam BAPAS (Pembimbingan dan Pengawasan Balai Pemasyarakatan). Selama masa tersebut mereka wajib mengikuti bimbingan dan pengawasan oleh PK (Pembimbing Pemasyarakatan) BAPAS,” jelas Abdul.

Sementar itu, Kepala LP Kelas II A Curup, H. Lalu Jumaidi mengatakan, pembebasan puluhan narapidana tersebut dilakukan sesuai dengan persyaratan integrasi, yakni warga binaan yang mengikuti program asimilasi telah menjalani 2/3 masa tahanan di bawah tanggal 31 Desember.

“Hari ini, LP Kelas II A Curup, sebanyak 82 orang yang menjalani asimilasi dirumah. Sehingga total narapidana di Lapas Curup yang diasimilasikan dirumah sampai hari ini sebanyak 94 orang dengan capaian target mencapai 59%”, ujar Lalu.

“82 orang ini berasal dari 3 kabupaten yakni, Kabupaten Rejang Lebong sebanyak 33 orang, Kabupaten Kepahiang 32 orang, Kabupaten Lebong 12 orang dan luar kota sebanyak 5 orang,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Rejang Lebong, H. Ahmad Hijazi, SH. MSI mengimbau kepada seluruh narapidana yang dibebaskan agar dapat mentaati aturan dari pemerintah terkait pencegahan virus corona serta tidak mengulangi perbuatan melawan hukum di kemudian hari.

“Virus corona atau COVID – 19 ini menjadi berkas bagi para Napi. Karena bisah keluar lebih cepat. Setelah keluar dari sini saya imbau agar tetap mentaati peraturan dari pemerintah untuk tetap berdiam diri dirumah. Serta tidak lagi mengulangi perbuatan yang melanggar hukum,” tegas Bupati.

Hadir dalam acara pagi itu, Bupati Rejang Lebong, H. Ahmad Hijazi, Bupati Kepahiang, Hidayatullah Sjahid, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu, Abdul Hany, Ketua DPRD Rejang Lebong dan FKPD Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang.

(Mc/ANDI)

Comment here