EDUKASINASIONAL

Tekan Omicron, Menkominfo Imbau Masyarakat Tunda Perjalanan ke Luar Negeri

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate

DERING24.COM JAKARTA – Masyarakat diimbau untuk menunda perjalanan luar negeri sementara waktu guna menekan penyebaran varian COVID-19 Omicron di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, mengatakan penundaan tersebut penting karena sebagian besar penyebaran kasus varian Omicron di Indonesia  disumbangan oleh Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

“Data menunjukkan bahwa kasus konfirmasi Omicron di Indonesia sebagian besar adalah pada pelaku perjalanan luar negeri,” ujar Menkominfo di Jakarta pada Rabu (12/1/2021).

Selain menunda perjalanan luar negeri, masyarakat diminta meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi dosis lengkap.

Semua pihak diminta tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes), mengingat potensi gelombang baru COVID-19 masih ada

“Varian mutasi baru Omicron telah teridentifikasi di 150 negara dan menimbulkan gelombang baru dengan puncak yang lebih tinggi di berbagai negara di dunia. Bukan tidak mungkin Indonesia mengalami hal serupa,” kata Menkominfo.

Lebih lanjut Menkominfo menjelaskan, kasus konfirmasi penularan varian Omicron di Indonesia terus bertambah, bahkan per 11 Januari 2021, jumlah kasus tersebut secara nasional mencapai 802 orang.

Dalam hal ini wilayah Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta mencatat penambahan 537 kasus, yang 435 kasus diantaranya berasal dari PPLN.

“Oleh karenanya, kami kembali sampaikan pesan ini kepada masyarakat, untuk bijak bermobilitas, tidak bepergian dulu keluar negeri dalam beberapa minggu mendatang guna menekan potensi bertambahnya kasus Omicron yang masuk ke negara kita,” tutur Menkominfo.

Menurut Menkominfo, saat ini Indonesia jauh lebih siap dalam menghadapi potensi gelombang varian Omicron dibandingkan sebelumnya saat menghadapi varian Delta dari India.

Kesiapan ini didukung oleh tingkat vaksinasi yang lebih baik, kapasitas testing dan tracing juga lebih tinggi.

“Sistem kesehatan sudah lebih siap, baik dalam hal obat-obatan, ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, tenaga kesehatan, oksigen, dan fasilitas isolasi terpusat,” jelas Menkominfo.

Pemerintah dipastikan juga terus memantau dan mengevaluasi secara ketat perkembangan kasus yang ada, serta akan mengambil langkah-langkah antisipasi yang diperlukan.

Untuk itu Menkominfo meminta masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap penyebaran COVID-19 dan varian Omicron dengan menaati imbauan pemerintah.

“Terutama disiplin prokes dan segera vaksinasi. Untuk kelompok yang sudah mendapatkan jadwal vaksinasi lanjutan (booster), jangan sampai terlewatkan. Vaksinasi sangat membantu dalam mengurangi resiko kita sakit berat jika terinfeksi COVID-19,” pungkas Menkominfo.

Humas Kominfo

Comment here