Sumardi: Langkah Pemkot dan Pemrov Sama-sama Melindungi Masyarakat dari Virus Covid-19

Dering24

Dering24

DAERAHDPRD Provinsi BengkuluKabar ParlemenPemerintahPEMPROV

Sumardi: Langkah Pemkot dan Pemrov Sama-sama Melindungi Masyarakat dari Virus Covid-19

Sumardi: Langkah Pemkot dan Pemrov Sama-sama Melindungi Masyarakat dari Virus Covid-19 1

DERING24.COM Bengkulu – Beredarnya pemberitaan Gubernur “Menutup Masjid & Walikota menutup lokalisasi” ini mendapat respon positif  dari salah satu angota DPRD Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu dapil 1 Kota Bengkulu fraksi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Drs H Sumardi, MM

Sumardi mengatakan, bahwa apa yang telah dilakukan oleh Pemprov Bengkulu maupun Pemerintah Kota adalah langkah yang tepat dari upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Saat di konfirmasi Via WhatsApp, Sumardi menanggapi bahwa semua yang dilakukan itu adalah bagian dari pencegahan covid-19, jadi jangan di besar-besarkan.

Sama halnya dengan penutupan Masjid At- Taqwa, Sumardi menilai itu adalah bagian dari upaya kita memerangi dan mencegah penyebaran pandemi covid-19.

“Intinya sama, semuanya itu untuk mengurangi pandemi covid-19, kita ikut ulama dan umara, para ulama dan pemerintah, anjuran pemerintah bahwa agar sementara waktu tidak salat ke masjid, karena ada seseorang yang positif salat disana,” ungkapnya Via WhatsApp pada Jum’at 10 April 2020.

Ia juga menambahkan bahwa setelah dilakukan penyemprotan kegiatan di masjid tersebut dijaga oleh aparat. Terkecuali kalau masyarakat di sekitar masjid yakin tidak ada lagi terjangkit pandemi covid19, baru boleh melaksanakan salat lagi.

“Karena semuanya itu sudah ada fatwa dari MUI dan para Ulama untuk sementara menghindari tempat keramaian,”teranganya.

Terkait dengan penutupan eks lokalisasi, ia menilai tempat tersebut merupakan tempat berkunjung orang(krumunan), maka dari itu ditutup agar tidak terkontaminasi virus.

Sumardi menegaskan bedanya dari kebijakan penutupan tersebut ialah, penutupan  eks lokalisasi memang harus wajib selamanya, sedangkan  Masjid At- Taqwa untuk sementara, karena adanya pandemi Covid-19.

“Jadi mari sama-sama berupaya mencegah pandemi covid-19, karena kedua tempat tersebut ialah tempat keramaian, jadi sekarang jangan dibentur-benturkan, kitakan mengikuti ulama dan umara, ikut pemerintah dan ulama, agar tempat-tempat biasa kita berkumpul itu di rumah saja,” tambahnya.

Sumardi mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk tidak membenturkan pandemi covid-19 ini dengan urusan politik.

“Mari bersama-sama kita mendukung upaya pemerintah daerah dan pemrintah kota dalam memerangi pandemi covid-19,”tutupnya.

[Gun]

Comment here