Sikapi Covid-19, OJK Berikan Keringanan Angsuran Kredit ASN dan UMKM

Dering24

Dering24

PEMPROVBengkulu MembangunPROVINSI BENGKULU

Sikapi Covid-19, OJK Berikan Keringanan Angsuran Kredit ASN dan UMKM

Sikapi Covid-19, OJK Berikan Keringanan Angsuran Kredit ASN dan UMKM 1

DERING24.COM, Bengkulu –  Menyikapi dampak Wabah Virus Covid-19/Corona terhadap pertumbuhan Industri Jasa Keuangan, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Provinsi Bengkulu Yusri, melakukan pertemuan terbatas, Senin (23/3) di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu.

“Terkait pertemuan ini ada beberapa kebijakan dari OJK, ini terkait dengan kasus Covid-19 jangan sampai menghambat dinamisasi ekonomi, terkait misalnya angsuran kredit, terutama bagi pelaku usaha termasuk para ASN, misal yang bersangkutan terinfeksi Corona Virus maka yang bersangkutan di berikan keringanan,” jelas Gubernur Rohidin.

OJK mengeluarkan kebijakan untuk memberikan keringanan penangguhan kredit hingga satu tahun kepada pelaku usaha, ASN dan UMKM.

Sikapi Covid-19, OJK Berikan Keringanan Angsuran Kredit ASN dan UMKM 2

“Untuk bisa menunda angsuran dalam tempo Satu Tahun tetapi dengan syarat memang yang bersangkutan punya sejarah disiplin melakukan angsuran ketika belum terjadi Covid,” tambah Gubernur Rohidin.

OJK sendiri akan tetap memperhatikan prinsip kehati – hatian yang disertai adanya mekanisme pemantauan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dalam penerapan ketentuan.

“Termasuk bagi pengusaha riteil, usaha rumah makan, perusahaan – perusahaan swasta itu bisa melakukan restrukturisasi hutang ketika misalnya perusahaannya itu terkena wabah Covid-19,” jelas Gubernur Rohidin. 

Sementara Kepala OJK Yusri menyampaikan kepada Pemerintah Daerah tentang adanya kebijakan OJK terkait stimulus perekonomian utk industri perbankan dan non bank, yaitu keluarnya pojk no.11/20 Tahun 2020 dan mulai berlaku sejak (13/3/2020 S/d 31/3/2021).

“Meskipun di Provinsi Bengkulu belum ada masyarakat yang dinyatakan positif COVID-19, namun kepada Perbankan tetap diminta mempersiapkan kebijakan internal masing-masing untuk mengimplementasikan POJK dimaksud, sekaligus antisipasi kemungkinan nasabahnya terdampak wabah corona, apakah itu terkait ASN atau Masyarakat Umum, apalagi di tengarai saat ini sudah terdapat 13 ODP dan 2 PDP,”terang Yusri.

Sikapi Covid-19, OJK Berikan Keringanan Angsuran Kredit ASN dan UMKM 3

Lanjut Yusri menambahkan, Kebijakan dimaksud merupakan relaksasi dari ketentuan sebelumnya, dengan tujuan untuk mendorong optimalisasi kinerja perbankan, khususnya fungsi intermediasi, menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Pemberian Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan, Kebijakan ini juga sekaligus menjadi sebuah keringanan, bukan hanya bagi bank, tp jg bagi nasabah. Krn, kualitas kreditnya hanya dinilai dengan 1 pilar saja, yaitu ketepatan membayar pokok dan/atau bunga, dan jg dimungkinkan utk direlaksasi. Sedangkan kebijakan sebelumnya, kualitas kredit didasarkan pada 3 pilar, yaitu ketepatan bayar, prospek usaha dan kondisi debitur,”ujarnya.

Selain menyampaikan kebijakan di atas, OJK juga memberitahukan langkah-langkah antisipatif yg telah dan sedang dilakukan oleh Kantor OJK Bengkulu antara lain , Berlakunya kebijakan Work From Home, pembatasan jam operasional, kegiatan antisipasi penyebaran COVID-19 lainnya. .Hal ini jg dilakukan oleh perbankan  di wilayah kerja  Provinsi Bengkulu.

Selanjutnya, Gubernur meminta kepada OPD terkait untuk: 1) Mensosialisasikan Kebijakan ojk tersebut kepada para ASN. 2) Meminta kepada OJK untuk terus melakukan sinergi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi, meskipun kondisi wabah ini terjadi dan tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir. Demikian Yusri.

(Ads)

Comment here