Senator Riri: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2020 Patut Dijadikan Momen Bergengsi di Bengkulu

Dering24

Dering24

EKONOMINewsPROVINSI BENGKULU

Senator Riri: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2020 Patut Dijadikan Momen Bergengsi di Bengkulu

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief

DERING24.COM BENGKULU – Provinsi Bengkulu memiliki puspa dan satwa yang paling beranekaragam di Indonesia bahkan dunia. Mulai dari bunga rafflesia hingga anggrek pensil untuk puspa, gajah liar, harimau hingga spesies-spesias baru yang ditemukan di Pulau Enggano.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief menuturkan, Bengkulu sebagai provinsi yang memiliki kekayaan puspa dan satwa yang luar biasa patut menjadikan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional sebagai momen bergengsi.

“Lewat momen ini tingkatkan kesadaran akan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa dan satwa di Bengkulu. Komitmen pemerintah dan berbagai pihak untuk menjaga puspa dan satwa agar tidak punah perlu dijaga dengan segala daya dan upaya,” kata Riri Damayanti, Kamis (5/11/2020).

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini mengungkapkan, pesatnya pembangunan perkebunan, pertambangan dan pemukiman penduduk menjadi ancaman nyata terhadap kelestarian puspa dan satwa Bengkulu yang kaya.

“Ini belum termasuk laporan mengenai adanya perburuan liar. Momen Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ini mudah-mudahan bisa menumbuhkan kesadaran para pengambil keputusan, para penegak hukum, dan masyarakat mengenai pentingnya kelestarian puspa dan satwa Bengkulu,” harap Riri Damayanti.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini menyatakan siap dengan tangan terbuka menerima berbagai usulan, saran dan evaluasi atas tata kelola kawasan-kawasan tempat puspa dan satwa asli Bengkulu berada.

“Saya di Komite II DPD RI bermitra dengan Kementerian Lingkungan Hidup, ESDM, Pertanian dan lain-lain yang bisa diberikan rekomendasi untuk mempertahankan keberadaan puspa dan satwa asli Bengkulu. Selama cukup syarat dan jelas manfaatnya untuk rakyat, insya Allah bisa direalisasikan,” ungkap Riri Damayanti.

Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini mengapresiasi keinginan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang ingin mengembangkan potensi ekowisata di Bengkulu.

“Ide-ide segar seperti pengembangan ekowisata ini penting untuk memajukan Bengkulu selama memang tujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Tapi jangan nanti masyarakatnya nggak dilibatkan dalam aktivitas ekowisata ini, karena kunci keberhasilannya ada disitu,” ungkap Riri Damayanti.

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana (GenRe) BKKBN Provinsi Bengkulu menambahkan, pemerintah perlu dan patut melibatkan milenial untuk melestarikan puspa satwa yang dimiliki.

“Rasa cinta ini harus ditanam sejak dini. Karena rasa cinta dengan puspa satwa bagian dari nasionalisme, amalan Pancasila. Edukasi adalah tindakan yang paling ampuh dalam mencegah punahnya puspa satwa langka yang dimiliki Bengkulu,” demikian Riri Damayanti.

Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional dimulai pertama kali pada tahun 1993 dengan landasan Kepres Nomor 4 tahun 1993 dan ditandatangani langsung oleh Presiden RI kedua, Soeharto. [Ads]

Comment here