Sasar Generasi Milenial, BKKBN Rebranding Logo

Dering24

Dering24

DAERAHPROVINSI BENGKULU

Sasar Generasi Milenial, BKKBN Rebranding Logo

Sasar Generasi Milenial, BKKBN Rebranding Logo 1

DERING24.COM, Bengkulu – Untuk menyambut era digital 4.0 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan  rebranding logo. Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Rusman Efendi menuturkan selain meluncurkan logo baru, pihaknya juga melakukan pembaruan dari jingle, logo, dan tagline. Hal tersebut dilakukan sebagai usaha agar terhubung dengan generasi muda dan menyesuaikan dengan perubahan lingkungan di era milenial ini.

“Berbagai usaha, daya dan upaya yang dilakukan oleh BKKBN ini adalah cara bagi BKKBN untuk semakin relevan dengan perkembangan masyarakat saat ini dan ke depan,” ujar Rusman Efendi saat ditemui oleh insan pers di ruang kerjanya, Jum’at (3/1) lalu.

Dikatakannya,  saat ini sasaran utama BKKBN adalah generasi milenial dan zilenial, hampir 35% penduduk Indonesia saat ini adalah milenial. Maka, rebranding  sebagai salah satu cara baru untuk berkomunikasi khususnya dengan generasi baru.

“BKKBN memandang remaja dalam dua perspektif. Yang pertama, remaja yang luar biasa harus tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan siap untuk bisa menjadi subjek pembangunan menuju Indonesia yang maju dan berkualitas. Kedua, remaja calon pasangan usia subur yang akan membentuk keluarga dan calon orangtua bagi anak-anaknya, harus memiliki perencanaan dan kesiapan berkeluarga,” pungkasnya.

Dengan mengangkat tema ‘Menuju Cara Baru Untuk Generasi Baru’, Rusman mengungkap bahwa logo baru BKKBN tersusun dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan harmonis. Serta melambangkan kestabilan BKKBN dalam menjadi partner perencanaan keluarga dan masyarakat.

“Logogram diadopsi dari lambang cinta, yaitu hati, yang merepresentasikan bahwa awal dari sebuah perencanaan adalah dari kasih sayang keluarga dan keharmonisan keluarga yang didukung dengan lingkungan yang selalu men-support. Sedangkan kupu-kupu adalah lambang perencanaan dan proses. Hal ini dapat dilihat dari proses metamorfosis kupu-kupu mulai dari seekor ulat hingga menjadi kupu-kupu yang indah,” jelas Rusman.

(LA)

Comment here