ADVERTORIALDAERAHLebong

RSUD Lebong Miliki Ruang Isolasi Bertekanan Negatif

rsud lebong

DERING24.COM LEBONG – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong Dr. Ari Afriawan menyampaikan guna mendukung himbauan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bahwa seluruh rumah sakit di Indonesia wajib membuka pelayanan penunjang covid-19.

Pada akhir Desember 2020,  Ari Afriawan menyampaikan bahwa (RSUD) Lebong telah melengkapi sarana dan prasarana pelayanan penunjang covid-19 yaitu dengan adanya ruangan isolasi bertekanan negatif.

Ruang Isolasi MOT RSUD Lebong
Ruang Isolasi MOT RSUD Lebong

“Ruangan isolasi bertekanan negatif ini, didesains khusus untuk menangani pasien dengan penyakit infeksi, agar terpisah dari pasien yang lainnya,”jelas Direktur Dr. Ari Afriawan Sabtu (30/01/2021).

Adapun tujuan dari ruang isolasi, tambah Ari Afriawan, di rumah sakit umum daerah (RSUD) lebong adalah untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular.

Ruang Isolasi MOT RSUD Lebong

“Mengingat ruangan isolasi di rumah sakit adalah ruangan khusus, orang-orang yang bisa masuk ke ruangan isolasi tersebut juga sangat terbatas,”terangnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa prosedur masuk dalam ruang tersebut tidak sembarangan orang, harus mentaati prosedur perawat, petugas rumah sakit maupun anggota keluarga pasien yang akan berkunjung.

“Fungsi utama ruang isolasi ini untuk mencegah penularan penyakit ke orang lain. Ruang isolasi bertekanan negatif ini umumnya digunakan untuk penyakit menular seperti melalui udara, jadi kuman dan virus tidak akan mengkontaninasi ke dalam ruangan,”tambahnya.

Ruang Isolasi MOT RSUD Lebong

Ari Afriawan juga manambahkan, bahwa ruangan ini tidak hanya untuk penanganan covid-19, namun ruangan ini juga di persiapkan untuk merawat pasien penyakit menular lain nya seperti TBC, Mers, Sars, Flu Burung dan penyakit menular lainnya.

Ia berharap, dengan adanya ruang isolasi bertekanan negatif ini dapat mencegah penyakit atau infeksi kepada pasien dan mengurangi risiko terhadap pemberi layanan kesehatan serta mampu memutuskan siklus penularan penyakit,”tutup Ari Afriawan. (Indra)

Comment here