Proyek Pembangunan GOR BU Molor, 95% Dana Sudah Dicairkan

Dering24

Dering24

DAERAHBengkulu Utara

Proyek Pembangunan GOR BU Molor, 95% Dana Sudah Dicairkan

Proyek Pembangunan GOR BU Molor, 95% Dana Sudah Dicairkan 1

DERING24.COM, Bengkulu Utara Proyek pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) yang berada di Kabupaten Bengkulu Utara yang brasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2019 senilai Rp.10.957.058.603,59, yang sudah habis masa kontrak dan belum selesai pekerjaanya, ternyata sudah dilakukan pembayaran sekitar 95 % Persen.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkulu Utara, Fitriansyah, saat dikonfirmasi media dering24.com mengatakan, bahwa pada tanggal 30 Desember 2019 lalu, proyek pembangunan GOR sudah dilakukan pembayaran 95% persen.

“Kita sudah mencairkan 95 persen dari nilai kontrak, jadi sisa anggarannya masih berkisar sekitar Rp 500 juta lagi yang belum dicairkan. Kalau soal dari mana mendapatkan 95 persen itu, tanyakan langsung dengan pihak Dispora atau PPTK-nya, karena kami hanya menerima laporan dan usulan dari mereka,” ungkap Fitriansyah, Rabu (15/01/2020).

Sementara, dari hasil pantauan di lapangan pada tanggal 31 Desember 2019, proyek GOR tersebut masih dikerjakan lantaran diberikan kesempatan perpanjangan waktu hingga 50 hari kalender. Bahkan, dari hasil pantauan di lokasi proyek, Kondisi fisik proyek pembangunan GOR diperkirakan baru mencapai 70 persen.

Sebab, proyek pembangunan GOR yang masa kontraknya berakhir pada tanggal 24 Desember 2019 tersebut, terlihat masih banyak sekali pekerjaannya yang belum selesai, salah satunya pekerjaan atap dan lantai Gedung.

Hingga berita ini diturunkan, belum mendapatkan klarifikasi dari pihak yang terkait. Dalam hal ini kepala Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (Kadispora) Kabupaten Bengkulu Utara dan PPTK proyek GOR tersebut.

Salah satu kontraktor Bengkulu Utara yang berinisial (M) ikut berbicara, menurutnya jika pekerjaan belum selesai sesuai waktu maka dibayar sesuai persentase pekerjaan dan pemutusan kontrak. Tidak mungkin 95% pekerjaan jika lantai dan atap masih dalam tahap pekerjaan pembangunan.

Masih menurut (M) kontraktor Bengkulu Utara masih banyak yang sanggup melakukan pekerjaan konstruksi seperti GOR tersebut. “Mengapa harus mengambil kontraktor dari luar yang tentunya keuntungan akan di bawa keluar daerah Bengkulu Utara. Demikian M.

(Zul)

Comment here