Press Release Kasus PDP, dr. Emrusmadi:  Kita Masih Nunggu Hasil Sweb

Dering24

Dering24

DAERAHBengkulu Selatan

Press Release Kasus PDP, dr. Emrusmadi: Kita Masih Nunggu Hasil Sweb

Press Release Kasus PDP, dr. Emrusmadi:  Kita Masih Nunggu Hasil Sweb 1

DERING24.COM Bengkulu Selatan – dr. Emrusmadi,Sp.B Direktur RSUD Hasanudin Damrah Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar press release di posko Media Center tentang kasus pasien PDP yang meninggal pada jumat kemarin (10/4/2020).

Emrusmadi,Sp.B mengatakan “Salah satu pasien kita yang dirawat diruang isolasi dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal setelah menjalani perawatan dirumah sakit kita, kemudian kita tata laksana jenazahnya sesuai dengan prostat yang telah ditetapkan untuk mengurus pasien PDP”,terangnya.

Press Release Kasus PDP, dr. Emrusmadi:  Kita Masih Nunggu Hasil Sweb 2

“Jadi pertama sekali poto yang berefar yang mana petugas yang mengurus jenazah seperti menggunakan jas hujan,  perlu saya sampaikan ada beberapa poto ada petugas yang hanya ikut berpoto saja, disini saja jelaskan petugas kita yang mengurus jenazah pasien PDP itu mereka menggunakan atribut lengkap mulai dari helm, kaca mata, masker N95 ,sarung tangan pendek dan panjang, baju, sarung kaki sampai sepatu bot setra untuk penanganan lebih mereka menggunakan jas hujan”,tambahnya.

Kemudian untuk masalah pasien perlu saya klarifikasi bahwasanya “Pasien masuk ke rumah sakit kita pada tanggal 9/4/2020 sekitar selesai maggrib, lalu dilakukan pemeriksaan diruang isolasi. Kemudian besoknya (10/4/2020) menjelang  subuh pasien tersebut meninggal dunia. Artinya kita di RSUD HD baru satu kali itu menemukan dan merawat pasien itu,”terangnya.

Press Release Kasus PDP, dr. Emrusmadi:  Kita Masih Nunggu Hasil Sweb 3

Kita juga sudah melakukan penelusuran kepada pihak yang terkait sehubungan dengan statusnya yang lain kita tidak tau. Pasien Dalam Pengawasan itu belum tentu positif Covid 19, mereka dirawat dan diambil sweb dilaboratorium untuk melakukan pasien itu positif atau bukan terinfeksi virus corona. Kemudian rapid tes, walaupun sudah melakukan dan hasilnya negative itu tidak serta merta memvonis itu pasti negative karena harus dilakukan pemeriksaan sweb”,tuturnya.

“Untuk saat ini kita masih tetap menunggu, kita tidak bisa mengatakan si pasien itu pasti positive ataupun negative, karena kita akan tetap menunggu hasilnya dari laboratorium”,demikian dr. Emrusmadi. (Dewi)

Comment here