Polemik Pembagian BST yang Disunat Buat Mantan Kades Ikut Kecewa

Dering24

Dering24

DAERAHBengkulu UtaraHot

Polemik Pembagian BST yang Disunat Buat Mantan Kades Ikut Kecewa

Polemik Pembagian BST yang Disunat Buat Mantan Kades Ikut Kecewa 1

DERING24.COM BENGKULU UTARA – Polemik pembagian BLT DD saat ini masih meninggalkan cerita hangat yang patut disimak dan kedepannya menjadi pembelajaran penting bagi kita bersama.

Pasalnya protes warga sampai hari ini masih berkepanjangan di Desa Datar Macang terkait  dugaan penyunataan uang Bantuan BST Rp 50.000 kepada warga penerima.

Diketahui bahwa bantuan BST dengan dalih ongkos mobil ini, dan kurangnya keterbukaan pemerintah desa dengan tokoh masyarakat dalam hal musyawarah desa.

Pengusulan dan pembangunan kurangnya koordinasi yang baik ini sangat disesalkan oleh masyarakat Datar Macang. Hal ini juga dirasakan oleh Dahari pria yang berprofesi menyondok atap rumbia.

 Dahari sangat kecewa dan kesal terhadap kebijakan yang diambil oleh pihak pememerintah desa dalam menentukan orang orang yang berhak sebagai penerima manfaat Bantuan  BLT DD Rp.600.000 rupiah.

“Masa  anak kades dapat BLT DD  sedangkan saya tidak dapat,”cetusnya.

Dahari bercerita bahwa penghasilan sehari hanya Rp 20.000 rupiah dan ia gunakan untuk menghidupkan istri dan anak. “Sedangkan mereka saya anggap sangat mampu dari pada saya kok dapat BLT DD,”tambah Dahari.

“Saya sudah nemui Ketua BPD Desa Datar Macang Midun dan saya Lansung tanyakan, Kenapa Anak Kades dapat Bantuan  BLT DD Sedangakan saya tidak..? Inikan jadi pertimbangan kita,”terangnya.

Ketua BPD menjelaskan,“Betul memang Andri Anak Kades Datar Macang Dapat alasannya Salon andri dan music terdampak Covid 19 semenjak musibah virus pandemic,  sudah 6 bulan tidak ada pekerjaan,” kata ketua BPD.

Lanjut Mindun kepada Dahari, menurut Dahari masih banyak yang lebih susah dan layak dari pada anak kades yang dapat Bantuan  BLT DD,”Saya tidak dapat Bantuan BLT DD biarlah, tapi yang lain ade gi melarat kunei uku coa Dapet,”ujar Dahari dengan Tokoh Masyarakat Datar Macang Bukri yang pernah juga jadi Kades ini.

Ketika wartawan Media Ini mengkonfirmasi hal ini melalui Telepon Gengam tadi malam (15/06/2020) Bukri menegaskan, “Sangat perihatin betul dengan persoalan ini, Bukri juga menyamapaikan rumah saya ini dek beberapa malam ini terus didatangi masyarakat yang mengeluhkan terkait bantuan dari Dampak Covid-19, bahkan saya uda berapa malam ini tidak tidur, masyarakat terus berdatangan kerumah, dan tidak mungkin saya usir masyarakat bertandang dan datang kerumah saya” ujar Bukri.

Keprihatinya kepada masyarkat begitu besar, Bukri hanya memohon ridho Allah, semoga ini menjadi amal ibadah saya membantu masyarakat,”tutupnya.

Disisi lain, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Air Besi saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa terkait dugaan Anak Kades Datar Macang yang menerima manfaat Bantuan  BLT DD, Beliau tidak menyangkal dan membenarkan sesuai yang tertuang di berita acara penerima.

“Nah kalau itu saya tidak tau Dek,”singkat sekcam.

Belui menjelaskan bahwa tidak hadir dalam musyawarah desa penentaun yang berhak sebagai penerima manfaat Bantuan  BLT DD.

“Mungkin yang turun kepalangan Pak Camat Air Besi langsung,”tutur Sekcam termuda di Bengkulu Utara ini.

(Rama)

Comment here