Pindri : BLT Tahap Dua Ditunda

Dering24

Dering24

DAERAHBengkulu Selatan

Pindri : BLT Tahap Dua Ditunda

Pindri : BLT Tahap Dua Ditunda 1

DERING24.COM BENGKULU SELATAN – Menindak lanjuti demo di Desa Jeranglah Tinggi pada tanggal (10/6/2020) lalu, lagi lagi warga kembali berunjuk rasa di depan kantor Desa Jeranglah Tinggi. Kamis (18/6/2020).

Kepala Desa Pindri hari ini akan membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada 26 warganya, akan tetapi sebagian warga menuntut dan meminta Kepala Desa Pindri untuk adil membagikan BLT.

Warga yang bernama Sinta saat di konfirmasi, “Kami berharap Kepala Desa kami adil dalam membagikan BLT, kami mau semuanya dapat karena kami juga termasuk warga miskin dan terdampak”,ujarnya.

Pindri : BLT Tahap Dua Ditunda 2

Saat menyampaikan pidatonya Ketua BPD mengatakan “Kades tetap tidak ingin musyawarah kembali kalau tidak ada surat tertulis resmi dari Bupati, karena sampai saat ini kami belum menerima surat resmi tersebut. Kami berharap bersabar diri dan kami akan berupaya bagaimana seluruh masyarakat kita dapat semua, kalau ini memungkinkan maka akan di akomodir di Dana Desa kitai”,tututrnya.

Akan tetapi sebagian warga yang tidak dapat BLT kembali meminta izin untuk berunjuk rasa “kami mintak untuk pembagian BLT tahap ke dua ini di tunda dahulu, hargai warga yang tidak dapat contohnya ibu Neli (30) dia tidak ada rumah sama sekali, jangan korbankan hati masyarakat yang lain, jangan korbankan harapan yang lain pak Kades”, sorak salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

“Ibu Neli ini tidak ada rumah pak, mau semiskin mana lagi?. Kemudian pak Yogi juga mau semiskin mana lagi pak?. Jadi disini kalau kita mau bicara tentang Desa, mana yang kaya mana yang miskin pak? Jadi kami harap jangan hanya pikirkan yang 26 saja tetapi pikirkan 50 an warga ini”,tambahnya.

Pindri : BLT Tahap Dua Ditunda 3

Saat wartawan Dering24.com mencoba konfirmasi kepada ibu Neli, ibu Neli pun mengatakan “Saya ini sakit mbak, terkena Hepatitis B. Kata orang penyakit saya ini sudah lama, tetapi saya baru tahu baru 2 Tahun ini. Saya numpang sama mertua saya, anak saya 2 laki-laki semua mbak. Yang kecil umur 9 Tahun dan di vonis dokter TB paru sampai saat ini belum bisa berjalan. Sedikitpun kami tidak dapat menerima bantuan dari Desa apa lagi BLT ini, saya tidak tau apa rasanya Dana Desa ini pedas manis atau masin Dana Desa ini”,rintih Neli sambil menangis terisak-isak saat dikonfirmasi.

Mendengar keluh kesah warga, Kades beserta jajaranya berunding sejenak dang hasilnya Kades Pindri mengatakan “maaf ibu-ibu dan bapak-bapak yang mendapatkan BLT harap bersabar dahulu, menindaklanjuti masalah ini kami harus bermusyawara kembali. Apa bila ada yang tidak terdaftar, maka jangan berkecil hati. Kami hanya menyampaikan dan mematuhi aturan Pemerintah Daerah dan bantuan BLT ditunda sampai waktu yang ditentukan”, tutup Pindri.

(Dewi)

Comment here