ADVERTORIALDAERAHLebong

Musdes Penetapan Hasil Pendataan SDGs Dan Penyaluran BLT-DD

IMG-20210602-WA0026

DERING24.COM LEBONG – Pemerintah Desa Sukau Datang Satu Kecamatan Tubei Kabupaten Lebong, senin (31/5/2021) melaksanakan musyawarah desa penetapan hasil pendataan SDGs dan pemuktahiran IDM tahun 2021.

Musyawarah dilaksanakan di Kantor desa setempat sekaligus melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) periode bulan Januari.

Hadir dalam acara Kepala Desa Sukau Datang Satu, Kadis PMDsos Lebong, Camat Tubei diwakili Sekcam, Kapolsek Lebong Atas diwakili perwakilan Koramil Lebong Atas, Babinkantibmas Sukau Datang Satu, Tenaga Ahli (Ta), PD dan PLD, Ketua BPD dan Penerima Manfaat BLT-DD.

Kades Sukau Datang Satu menyampaikan, bahwa melalui musyawarah, pemdes dapat memberikan BLT kepada keluarga penerima dengan kriteria janda tua, jompo dan keluarga miskin yang tidak menerima bantuan sosial lainnya dari kementerian.

“Saya atas nama pemerintah desa mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada tim relawan pokja desa sukau datang satu yang sudah menjalankan tugas dengan baik dan hari ini juga kita mengeluarkan sertifikat piagam kepada tim relawan pokja SDGs sukau datang atas kerjanya,”jelas Kades.

Selaku pembina tim pokja relawan SDGs mengatakan, bahwa dapat dilaporkan survei yang sudah dilaksanakan oleh tim pokja ada beberapa survei, diantaranya survei desa, survei dusun, survei keluarga dan survei individu.

“Berdasarkan jumlah penduduk Desa Sukau datang satu di bulan mei ini berjumlah 799 KPM yang sudah di input dalam aplikasi SDGs,” ujarnya.

Sementara itu, Sekcam Tubei Mawardi menyampaikan kepada penerima manfaat bantuan Blt, “Untuk tahun 2021 penerima mendapatkan Rp 300 000/bulan selama 12 bulan, lain halnya dengan tahun 2020 penenerima mendapatkan sebanyak 600.000/bulan selama 6 bulan,”terangnya.

Disisi lain, Kadis PMD dan Sosial Kab.Lebong, Reko Haryanto juga mengapresiasi Pemdes Sukau dengan dilaksanakan nya musyawarah desa penetapan hasil pendataan SDGs ini, pihaknya mengakui dari hasil perjuangan seorang kepala desa, artinya pemerintah desa tidak akan bisa berjalan maksimal, apabila kepala desana tidak proaktif.

“Terkait penetapan hasil pendataan SDGs yang dilaksanakan pada hari ini tentu nya ini bukan merupakan hal yang baru, artinya ini menjadi tolak ukur bagi pemerintah desa. Intinya keberhasilan sebuah desa tergantung bagaimana perangkat desa melaksanakan tugas-tugas yang sudah di deletasikan oleh kepala desa,”tutup Camat.

Indra/ADV

Comment here