POLITIK

MPS Putuskan Sput Pilkades

MPS_Pilkades_jpg

DERING24.COM, Bonebol –  Majelis Penyelesaian Sengketa (MPS) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tingkat Kabupaten Bone Bolango tahun 2019 akhirnya diselesaikan sengketa hasil Pilkades Dutohe Kecamatan Kabila, dan Pilkades Mongiilo Utara, Kecamatan Bulango Ulu.

Sidang MPS yang dipimpin langsung Wakil Bupati Kabupaten Bone Bolango Mohamad Kilat Wartabone selaku Ketua MPS didampingi anggota majelis Taufik El Hakim Sidiki, Fredy Ahmad, Jen Awal Pakaya, Irwan Bempa, Andrian Andjar, dan Hasan Limonu, di Yiladia Wakil Bupati, Rabu (27 / 11/2019).

Dimana dalam proses persidangan MPS Pilkades Dutohe dan Pilkades Mongiilo Utara, dilakukan perhitungan ulang surat suara yang sebelumnya dihitung rusak, karena ada coblosan lebih dari satu di kertas surat suara, tetapi masih di dalam kotak salah satu calon Kepala Desa.

Namun, majelis tetap berpedoman pada Peraturan Bupati Bone Bolango Nomor 25 tahun 2019 tentang perubahan Peraturan Bupati Bone Bolango Nomor 32 tahun 2017 tentang tata cara pemilihan, pengangkatan, pelantikan, dan pemberhentian kepala desa di Kabupaten Bone Bolango menggunakan pasal 47 ayat 1 huruf b, untuk pencoblosan lebih dari satu tetapi masih di dalam satu kotak calon Kepala Desa, maka itu dianggap sah.

Karena itu, majelis undangan untuk panitia Pilkades Dutohe dan Pilkades Mongiilo Utara harus membawa kotak suara hasil Pilkades untuk selanjutnya membuka dan menghitung kembali jumlah suara yang rusak di majelis.

Lebih dari hasil perhitungan panitia Pilkades untuk Desa Dutohe, pihak termohon ditetapkan memperoleh suara total sebesar 200 suara, sementara partai pemohon berjumlah 194 suara. Sementara tiga calon kepala desa lainnya, masing-masing memperoleh 126 suara, 110 suara, dan 132 suara.

Namun dari hasil perhitungan ulang surat suara yang rusak di tingkat majelis, suara yang disetujui pihak pemohon menjadi 202 suara sementara yang disetujui suara termohon menjadi 201 suara. Sementara tiga calon kepala desa lainnya, masing-masing memperoleh 128 suara, 111 suara, dan 134 suara.

Akhirnya majelis memutuskan untuk Pilkades Dutohe calon nomor urut 4 atas nama Djarwan Hadju, A.Md sebagai pemenang dengan jumlah akhir menghitung jumlah surat suara sebanyak 202 suara.

Sementara calon nomor 3 atas nama Rahmat Ismanto Idrus yang sebelumnya menang dalam perhitungan di tingkat panitia desa, tetapi setelah dilakukan perhitungan kembali surat suara yang rusak hanya memperoleh 201 suara.

Demikian juga untuk Desa Mongiilo Utara, Kecamatan Bulango Ulu, sebelumnya berdasarkan hasil perhitungan panitia Pilkades, pihak termohon ditetapkan memperoleh suara total sebesar 205 suara, sementara pihak pemohon berjumlah 200 suara.

Namun, dari hasil perhitungan ulang surat suara yang rusak di tingkat majelis, suara pihak pemohon menjadi 206 suara sementara yang disetujui suara termohon menjadi 207 suara.

Oleh karena itu, majelis juga telah memutuskan nomor urut 2 Mahmud K. Supu sebagai pemenang dengan jumlah akhir penghitungan jumlah surat suara sebanyak 207 suara. Sementara calon nomor 1 atas nama Taufik Abdulal memperoleh suara sebanyak 206 suara.

Wabup menyetujui sidang pengadilan MPS Pilkades ini menyetujui Peraturan Bupati Bone Bolango Nomor 25 tahun 2019, yaitu pasal 47 ayat 1 huruf b. Karena dipersoalkan tentang pencoblosan, maka MPS berkesimpulan untuk penghitungan kembali.

“Untuk Desa Dutohe mengubah kedudukan pemenangnya. Sementara untuk Desa Mongiilo Utara pemenangnya tidak berubah, ”tegas Wabup Kilat Wartabone.

Oleh karena itu, dia selaku Ketua MPS meminta kepada panitia Pilkades, baik Desa Dutohe dan Desa Monggilo untuk mengubah dan mengatur perhitungan suara di depan majelis dengan hasil perhitungan dan penetapan suara terbanyak dari Pilkades pada saat tanggal 13 November 2019.

Sekaligus meminta kepada panitia Pilkades untuk membuat berita acara perhitungan dan pemberian suara terbanyak dan selanjutnya disampaikan kepada Badan Permusyaratan Desa (BPD) masing-masing.

”Saya berharap kepada calon yang kalah setelah diputuskan melalui majelis agar menerima kekalahannya, karena keputusan majelis sudah sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku. Bagi yang menang haruslah juga merangkul yang kalah, juga tetap milik persatuan dan kesatuan di antara sesama, ”pungkas Wabup Kilat Wartabone.

(Mc-Bone)

Comment here