DAERAHKaur

Masuk Pemda Kaur, Wajib Pindai QR Barcode Peduli Lindungi

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian M. Jarnawi, M.Pd

DERING24.COM KAUR – Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur terhitung mulai hari ini, Senin, (21/2/2022) memberlakukan penerapan aplikasi Peduli Lindungi bagi siapapun yang akan masuk Pemda Kaur. Sebelum masuk, setiap orang diwajibkan melakukan Scan QR Barcode yang telah tersedia di pintu masuk utama dan pintu samping .

Menurut Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian M. Jarnawi, M.Pd aplikasi Peduli Lindungi dinilai dapat membantu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melaporkan lokasi dan riwayat perjalanan selama pandemi Covid-19.

“Saat ini di gedung sekretariat daerah mulai memberlakukan aturan, yakni wajib melakukan scan QR Barcode melalui aplikasi Peduli Lindungi sebagai upaya skrining pada ASN dan masyarakat yang masuk ke pemda ” ujar M. Jarnawi Usai mengikuti apel di Sekretariat Daerah

M. Jarnawi mengatakan, aturan ini diberlakukan selain untuk mencegah penyebaran Covid-19. juga sebagai upaya membantu pemerintah mengawasi aktivitas masyarakat dan menekan laju penyebaran Covid-19.

“Aplikasi Peduli Lindungi di pemda ini berlaku untuk semua orang termasuk ASN, THL, Satpol PP yang Piket dan tamu. Sebelum masuk Pemda, mereka wajib Scan QR Barcode yang sudah kita pasang,” Jelas M. Jarnawi

M. Jarnawi juga mengatakan, aplikasi Peduli Lindungi merupakan cara untuk mempermudah pengecekan atau tracking Covid-19 dan salah satu upaya  proses mempercepat program vaksinasi. 

“Jadi, aplikasi peduli lindungi ini akan konek dengan data  pemeriksaan Covid-19 dan vaksinasi yang sudah dilakukan” tuturnya. 

“Untuk scan QR Barcode sendiri sangat mudah, cukup download dan install aplikasi Peduli Lindungi kemudian mendaftarkan diri lalu ketika masuk Pemda atau tempat-tempat yang meberlakukan aturan ini cukup scan QR barcode melalui fitur pada aplikasi,” Pungkas M. Jarnawi  

Sementara itu Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH mengapresiasi pemberlakuan scan QR BarCode yang di prakarsai Dinas Kominfo di Pemda, namun Bupati mengingatkan untuk mengkaji lebih dalam dengan adanya aturan tersebut tidak menghambat semua urusan, terutama masyarakat yang akan masuk atau berurusan ke  Pemda

“Dikaji lagi dengan seksama, jangan sampai nanti kalau ada masyarakat yang ingin berurusan ke pemda dan tidak punyahp android a sejenisnya, tidak bisa masuk karena tidak bisa scan QR” ujar Bupati

Bupati juga berharap bila aturan scan QR sudah dikaji dengan seksama bisa diterapkan juga ke seluruh OPD yang ada di kabupaten Kaur. (tp/Mediacenter)

Comment here