DAERAHKOTA BENGKULU

Los Pasar Panorama Trindikasi Pungli

Kota Bengkulu, Dering24.com  – Los Pasar Panorama Kota Bengkulu yang lama, yang kini dibongkar untuk pembangunan lapak pedangan yang baru telah terindikasi adanya pungutan liar alias PUNGLI terkait Jual Beli Lapak pedagang.

Padahal sebelumnya pembangunan lapak pasar tersebut  telah ditempati puluhan pedagang kaki lima, lapak yang lama itu dahulunya mereka sudah membeli. Namun eronisnya jika pembangunan los pasar sudah jadi, informasinya pihak UPTD membuat sistem dengan pengundian untuk mnempat los baru tersebut, Hal tersebut membuat para pedagang takut tidak mendapatkan lapaknya kembali.
Dari hasil penelusuran dilapangan, Laila salah satu pedangan mengaku Janji dari UPTD setelah pembangunan selesai, para pedagang akan di pindahkan kembali ke tempat yang lama, jika hal tersebut tidak susuai yang dijanjikan, maka para pedagang akan melakukan Protes.
“Sekarang UPTD pasar menggunakan sistem undian, jika kami pedagang lama (menetap) tidak mendapat kembali tempat lapak tersebut, liat aja nanti,”tegasnya.
Senada dikatakan Inang, juga pedagan pasar menjelaskan, pihaknya tidak mau lapaknya di ambil orang, karena pihaknya sudah membayar dan sudah menjadi penunggu lama, serta berkas kwitansinya masih ada dirumahnya.
“Saya minta betul, tempat saya ni masih di situlah, jagan di ambik!!! saya gak mau dipindah-pindahkan, saya beli dulu sebesar 1 juta rupiah,”ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Bengkulu terpilih dari Fraksi Golkar Mella Marleta saat meninjau lokasi pasar berharap jika para pedagan ini, dibuat senyaman mungkin, jangan ada tindakan premanisme ataupun pungli yang dilakukan oleh orang orang tak bertanggung jawab di Pasar Panorama ini. Jika kita temukan, atau kita mendapat informasi, pasti akan kita tindak tegas, Jika memang itu terjadi pungli, kami minta kepada penegak hukum agar diproses secara hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, untuk sementara Penanggung Jawab Pasar Panorama, belum bisa ditemui alias berdalih saat ditemui awak media.
(A46)

Comment here