PEMPROV

Lomba Patung Pasir di Pantai Bengkulu berhasil Jadi TOP 100 CEO Kemenparkraf RI

76972162_2572106256237310_2651131467547017216_o

DERING24.COM, Bengkulu Ratusan orang yang terbagi dalam 30 kelompok mengikuti lomba kreasi ukir pasir pantai dalam tiga dimensi yang digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu. Festival Pesisir Pantai Panjang 2019 ini, dalam rangka memperingati hari ulang Provinsi Bengkulu ke 51.

“Dalam rangka ulang tahun Provinsi Bengkulu, Dinas Pariwisata Provinsi menyelenggarakan Festival Pesisir Pantai Panjang Bengkulu tahun 2019. ini salah satu agendanya adalah lomba kreasi pasir,” kata Ketua Panitia Lomba Patung Pasir, Alcala Zamora di Pantai Panjang, Minggu (17/11/2019).

Tema yang diangkat untuk perlombaan tersebut yaitu hal-hal yang berkaitan dengan ikon Provinsi Bengkulu seperti biota laut, flora fauna dan peninggalan sejarah yang berkaitan dengan kearifan lokal Provinsi Bengkulu.

Pantauan di tepi Pantai Panjang, para peserta membuat kreasi patung pasir menyerupai ikon hewan, seperti Cumi-cumi, Keping, Gurita,Penyu, Lumba-lumba, dan berbagai jenis hewan lainya.

Salah seorang peserta lomba, Gunawan menerangkan bahwa dirinya membuat patung pasir penyu karena satwa tersebut merupakan makhluk hidup yang sudah mulai langkah dan harus dilestarikan.

“Semoga kedepannya kegiatan ini bisa diadakan setiap tahun dan berkelanjutan agar seniman yang ada di Provinsi Bengkulu dapat menuangkan idenya,” ujar peserta asal Kabupaten Kepahiang ini.

Peserta lainnya, Syafrin Juandi mengatakan kesulitan dalam membuat patung pasir adalah menjaga kelembaban pasir tersebut sehingga tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah.

Kondisi cuaca gerimis yang mengguyur kawasan Pantai Panjang sejak Minggu, siang cukup membuat peserta khawatir sebab bila hujan cukup deras juga rawan membuat patung rusak.

Peserta yang mengikuti kreasi pasir pantai ini dibagi dua kategori yaitu pelajar/mahasiswa dan kategori umum dengan total peserta sekitar 30 kelompok.

Penilaian karya mulai dari konsep, artistik, kreativitas, estetika, yang jelas harus tiga dimensi. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan yang menyaksikan sekaligus memanfaatkan pasir sebagai suatu kesenian.

Lomba dan karya peserta masih dapat dinikmati masyarakat Kota Bengkulu dan sekitarnya di Pantai Panjang, hingga pukul 17.00 WIB sore ini.

(Ads)

Comment here