Lebong Berduka, 15 Panambang Emas Tradisional Karacunan

Dering24

Dering24

DAERAHLebongPERISTIWA

Lebong Berduka, 15 Panambang Emas Tradisional Karacunan

Lebong Berduka, 15 Panambang Emas Tradisional Karacunan 1

DERING24.COM, Lebong – Akibat kekurangan oksigen (keracunan udara) ketika menambang emas secara tradisional, sebanyak 3 orang penambang di Kabupaten Lebong meninggal dunia (MD) dan 12 orang lainnya harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Lebong dan Pusat Kesehatan masyarakat (Puskesmas) Muara Aman.

Data terhimpun, peristiwa sendiri terjadi di lokasi tambang emas tradisional Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara, sekitar pukul 13.30 WIB. Tiga korban yang MD yaitu Doni (34) warag Desa Tunggang, Heri (45) dan Asmawi (45) warga Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara melakukan penambangan. Adapun nama korban lain yaitu Yodi (30) warga Desa Tunggang, Dedi dahmudi (39), Sari(40), Dedi (45) dan Ashari (40) seluruhnya warga Desa Ladang Palembang, kemudian Insanir (45) dan Junaidi (32) warga Desa Lebong Tambang.

Sementara yang dilarikan ke Puskesmas Muara Aman yaitu Supri (45) dan Yulian (37) warga Desa Lebong Tambang, Supian (34) dan Supandi (18) warga Desa Ladang Pelambang, dan Vero warga Kelurahan Tanjung Agung.

Sementara itu, mengetahui peristiwa ini pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong yang dipimpin oleh Asisten I Jafri SSos, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas Kesehatan, Palang Merah Indonesia, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri serta warga setempat bersama pihak keluarga korban langsung memberikan bantuan kepada para korban baik dengan cara membawa blower untuk memasukan udara ke lokasi serta membawa ke RSUD dan Puskesmas.

Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur SIK melalui Kapolsek Lebong Utara AKP Firmansyah membenarkan hal tersebut, dimana para korban MD sudah dibawa pihak keluarga ke rumah duka sementara yang lain masih dirawat secara intensif di RSUD maupun Puskesmas Muara Aman.

“Untuk lokasi sendiri sudah kita beri garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres, Sabtu (07/03).

Sementara itu, Bupati Lebong H Rosjonsyah Sip MSi ketika mengetahui peristiwa tersebut mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan dirinya langsung memerintahkan seluruh stake holder untuk memberikan penanganan secara khusus terutama warga yang menjadi korban.

“Saya Bupati Lebong beserta seluruh pajabat di Pemerintah Kabupaten Lebong sangat bersedih atas peristiwa yang dialami masyarakat kami,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini juga, Bupati mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang telah turut melakukan evakuasi kepada para korban baik, korban yang MD maupun korban yang masih selamat dan langsung dilarikan ke RSUD dan Puskesmas Muara Aman untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

“Ini adalah musibah kita bersama dan saya ucapakan terima kasih banyak kepada semua pihak yang membantu,” tuturnya.

Selain itu, bagi para penambang agar terlebih dahulu untuk menghentikan aktifitasnya melakukan penambangan, terutama di dekat atau di lokasi kejadian, sembari menunggu hasil penyelidikan dari pihak Kepolisian.

“Tunggu hasil penyelidikan dan berikan kepercayaan dan ruang bagi penyelidik untuk peristiwa ini,” himbaunya.

(**)

Comment here