DAERAHKepahiang

Launching Resi Gudang Kopi Kepahiang, Gubernur: Pengusaha Bisa Ikut Berinvestasi

WhatsApp Image 2020-01-29 at 08.56.17

DERING24.COM, Kepahiang  – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam kunjungan kerja di Kabupaten Kepahiang Selasa (28/1/2020) meresmikan Resi Gudang Kopi Kepahiang yang berada di Desa Tebat Air Pauh Kecamatan Tebat Karai. 

Pembangunan gedung ini dikarenakan adanya kerjasama Pemerintah Kabupaten Kepahiang bersama PT Cyberindo Persada Nusantara dibawah naungan Badan Usaha Milik Daerah Pemda Provinsi Bengkulu. 

Disampaikan Asnawi Sayidina Koordinator Pengelola Resi Gudang Kopi Kepahiang mengatakan, adanya Resi Gudang ini sebagai wadah penyimpanan bagi hasil komoditas petani kopi. 

“Kita hanya menerima 5 persen dari penghasilan kopi. Seperti kopi petik merah dan robusta. Tujuan ini agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Bagaimana ada kenaikan harga untuk masyarakat,” terangnya. 

Resi Gudang Kopi ini nantinya dapat membantu para petani terhindar dari tengkulak kopi. Maka nilai harga kopi masyarakat tidak akan anjlok ketika musim cuaca buruk. 

Nantinya pihak Petani dapat meminjam uang dengan menyimpan kopinya di resi gudang. Kemudian Petani menyerahkan agunan pinjaman ke Bank Sumsel Babel. Sasaran utama sendiri saat ini menarik kopi robusta Kabupaten Kepahiang. 

“Untuk waktu tahan kualitas ini tergantung kadar airnya disini antara sebesar 10 sampai 13 kadar air. Untuk penyimpanan paling lama antara 6 bulan sampai 1 tahun. Sasaran kita menampung robusta di Kepahiang juga Bengkulu. Sesuai program bengkulu ini harus masuk ke ekspor dengan membawa  brand Bencoolen Kopi,” tambahnya.

Ia juga mengatakan, bahwa persemian Resi Gudang ini bertujuan sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi melalui SRG. Melalui gudang SRG ini, kata Ida, manfaat yang didapatkan oleh petani dapat kredit sebesar 70% dari SRG ini untuk modal usaha pada musim berikutnya ataupun keperluan lainnya. Ia juga mengatakan bahwa resiko keruskan kopi selama di gudang akan ditanggung pengelola gudang dengan suku bunga 6% per tahun.

“Upaya menyimpan pruduk salah satu dengan resi gudang yang sudah trikat kerja sama demi Patani disaat harga tak sesuai, Selama ini petani kerap terbentur modal. Jadi kedepan mereka bisa mendapatkan modal disini untuk usaha pertanian,”ajarnya.

Ia juga mengatakan bahwa gudang ini berkapasitas 12 Ton Lebih, kopi yang dititipkan disini dan nantinya akan diasuransikan langsung, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir karena dijamin keamanannya,” kata dia.

(Ads)

Comment here