Kronologis Oknum Sekdes Desa Kota Agung Selingkuhi Istri Kadun

Dering24

Dering24

DAERAHHealthHotHUKUM KRIMINALNewsPERISTIWASeluma

Kronologis Oknum Sekdes Desa Kota Agung Selingkuhi Istri Kadun

Oknum Sekretaris Desa Kota Agung Kecamatan Seluma Timur

DERING24.COM Seluma Di bulan Ramadahan seharusnya sebagai umat Muslim melakukan amal kebajikan, seperti memanfaatkan waktu untuk beribadah, membekali diri untuk menuju surganya Allah SWT. Namun lain yang dilakukan salah satu Oknum Sekretaris Desa Kota Agung Kecamatan Seluma Timur HS (36) yang mencoreng nama baik desa setempat maupun bulan yang suci ini.

Diketahui oknum Sekretaris Desa Kota Agung ini menjalin hubungan terlarang dengan Istri Kepala Dusun sendiri.

Berawal kasus terungkap pada Kamis (23/4/2020), setelah sang istri Sekdes membaca pesan singkat WhatsApp milik handphone suaminya yang tertinggal ditas meja. 

Melalui pesan singkat itulah sang istri Sekdes curiga dan berupaya mencari kebenarannya. Kebenaran pun mulai terungkap dan menjadi kericuhan hingga berujung kaburnya istri Kadun berinisial P (25)

Untuk mencari titik terang kasus perselingkuhan itu, pada Jumat, 24 April 2020 malam digelar musyawarah yang ditempatkan di rumah kades Kota Agung dengan dihadiri tokoh agama dan perangkat desa lainnya serta petugas kepolisian.

”Saat musyawarah di desa. Awalnya kedua pelaku tidak mengakui. Namun setelah di sumpah, akhirnya mereka mengakui jika perbuatan mesum pernah di lakukan di salah satu hotel,” kata Maman warga Desa Kota Agung, Sabtu (25/4/2020). Dikutip laman bengkuluinteraktif.com

Musyawarah sempat memanas setelah kedua belah pihak keluarga tersulut emosi dan sempat menghasilkan keputusan agar kedua belah pihak melaksanakan sanksi dan denda adat, berupa cuci kampung di siang hari dan denda Rp 5,5 juta.

”Namun sayang, musyawarah belum menghasilkan kesimpulan, sehingga belum ada kebijakan lagi kapan pelaksanaan cuci kampung atau tindak lanjut kasus tersebut,” ujar Maman.

Lebih lanjut disampaikannya, mencuatnya kasus perselingkuhan itu, membuat Sekdes memilih mengundurkan diri dari jabatannya.

”Sekdes mengundurkan diri dari jabatan dengan surat resmi pengunduran dirinya yang disampaikan kepada pihak desa,” sampainya.

Menanggapi kasus tersebut, Kades Kota Agung Kecamatan Seluma Timur, Bana Rusdi terkesan enggan berkomentar banyak, saat dikonfirmasi wartawan.

”Belum ada informasi. Yang ada cerita istri salah satu warga yang diintip orang,” kata Kades Kota Agung di konfirmasi via hand phone.

Dibagian lain, maraknya kasus asusila di Desa Kota Agung Kecamatan Seluma Timur itu mendapat sorotan sekretaris Badan Musyawarah Adat (BMA) kabupaten Seluma yang juga sekretaris Bumdes Kota Agung Marwan Suparsi. Ia mengakui, belum mengetahui pasti kronologis kejadian tersebut.

”Jika berpedoman pada hukum adat, Sanksi adat berupa denda dan cuci kampung sebagai efek jera dan agar desa bersih dari asusila,” sampai Marwan.

(Hty/Tim)

Comment here