KPU Mukomuko Gelar Rakor Persiapan Kampanye Wabub dan Cawabub

Dering24

Dering24

DAERAHMuko-MukoPOLITIK

KPU Mukomuko Gelar Rakor Persiapan Kampanye Wabub dan Cawabub

DERING24.COM MUKOMUKO –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko Jumat (21/08/20) menggelar rapat kordinasi terkait persiapan kampanye wabub dan cawabub tahun 2020.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Hotel Bumi Batuah ini di hadiri langsung Kapolres Mukomuko, Kesbangpol, Polisi Pamong Praja, Damkar, terdiri 11 Partai Politik, Dinas Kesehatan, Organisasi Media Cetak dan Elektronik.

Ketua KPU Irsyat Khomarudin menyampaikan, bahwa peraga alat kampanye yang di sediakan oleh KPU, berupa APK 3 buah , yaitu baliho, umbul-umbul dan setiker.

Ketua KPU menghimbau, barangsiapa yang ingn memasang APK, bisa  pasangan balon, tetapi harus yang di sediakan dari KPU dan di tentukan oleh KPU termasuk banyaknya APK.

Tak sampai di situ, Ketua KPU Irsyat Khomarudin juga menyampaikan bahwa pertemuan di ruangan para kandidat harus menyesuaikan protokol kesehatan.

“Sudah 50 persen dari kapasitas gedung dan jaga jaraknya, nah untuk selebihnya itu kewenangan panwaslu, saya menghimbau kepada masyarakat supaya bisa memberikan hak suaranya untuk memilih ke TPS  yang sudah di sediakan. Mudah – mudahan bisa meningkat dari tahun sebelumnya hanya 75 %, tahun ini supaya ditingkatkan jadi 90/ 85 persen dari mata pilih yang ada di kabupaten Mukomuko,” tutup ketua KPU.

Kabak Pemerintahan Daerah Kabupaten Mukomuko, Andi Hendra juga memaparkan dan memberi batas akan penempatan APK yang ditentukan oleh pemerintah.

“Ada 9 titik APK 1 KPU 2 pasangan calon yang di pasang di seluruh Kabupaten Mukomuko, dan baleho 3 perdesa 10 umbul-umbul di kecamatan, dan harus izin dahulu sama yang punya lokasi tidak boleh langsung pasang,”paparnya.

Sementara Panwaslu Amrozi juga menyampaikan, bagi siapa yang melanggar peraturan dari KPU maupun panwas harus melaporkan, tetapi harus ada saksinya,”tegas Amrozi.

Amrozi menambahkan, “Apa bila sudah di tetapkan pasangannya, maka tidak boleh memasang iklan di media masa, tidak boleh memakai fasilitas negara, dan akun akun yang tak terdaftar di panwaslu, itu akan di tindak lanjuti oleh panwaslu, apa lagi dalam jangka 71 hari untuk berkampanye, para kandidat harus menyampaikan misi-misi untuk  kemajuan Kabupaten Mukomuko,” kata Amrozi.

Disisi lain,  Kadis Kesehatan Kabupaten Mukomuko Desriani menyampaikan, dalam pelaksanaan kampanye harus memakai protokol kesehatan, pake masker jaga jarak dan memakai distanitizer, dan yang sakit tidak boleh memilih,  tidak di izinkan datang ke rumah, tidak bisa seperti pemilu sebelumnya,” tutur Desriani.

(S35)

Comment here