Komisi III DPRD Kota Bengkulu Sidak IPA yang Macet

Dering24

Dering24

ADVERTORIALDPRD Kota BengkuluKOTA BENGKULU

Komisi III DPRD Kota Bengkulu Sidak IPA yang Macet

DERING24.COM KOTA BENGKULU – Menindak lanjuti banyaknya keluhan masyarakat terhadap aliran air yang kotor dan macet di beberapa kecamatan, Komisi III DPRD Kota Bengkulu, bersama PDAM Kota Bengkulu, hari ini (31/08/2020) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa titik lokasi Intalasi Pengolahan Air (IPA), untuk melakukan pengecekan langsung kendala mecetnya air yang menjadi salah satu sumber bagi masyarakat Kota Bengkulu.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bengkulu, Hj. Baidari Citra Dewi  mengatakan, dalam sidak kali ini pihaknya melakukan pengecekan terkait aliran air yang mecet di beberapa kecamatan, sekaligus melihat langsung pengelolaan system air di PDAM Kota Bengkulu.

“Ini untuk memastikan apakah benar terjadi kemacetan, alhasil memang ada beberapa pompa air yang kurang stabil, saya berharap pihak PDAM bekerja maksimal untuk segera menyelesaikan permasalahn ini, jangan sampai masyarakat terus mengeluhkan air ini,”ujarnya saat sidak.

Baidari menambahkan, bahwa pihaknya sebagai penyambung dari lidah masyarakat akan membantu anggaran di APBDP kota Bengkulu guna memperbaiki kerusakan dari PDAM.

“Kami siap membantu dari pihak PDAM jika terjadi kerusakan seperti alat2, mesin, pipa dan lainya, kita akan anggarkan melaui anggaran APBDP ini, saya sangat berharap masyarakat itu tidak ada mengeluh lagi,”harap Baidari.

Sementara itu, Direktur PDAM Kota Bengkulu, H. Sjobirin Hasan mengatakan bahwa kerusakan beruntun yang terjadi hampir dua pekan ini memang mengganggu aliran air, sehingga menjadi keruh yang membuat para konsumen menjadi resah. Kerusakan ini terjadi pada alat pompa air yang kurang maksimal.

“Alhamdulillah hari ini kita mendapat kunjungan dari Komisi III untuk memberi dukungan kepada PDAM terkait dengan kerusakan beruntun hampir dua minggu, keruhnya air yang mengalir di rumah pelanggaan ini imbas dari kerusakan yang terjadi selama kurang lebih dua minggu” ungkap Sjobirin.

Ia menambahkan, pihaknya sudah memiliki program  yakni Spam Regional yaitu adanya tambahan 200 liter/detik yang nantinya akan di distribusikan ke rumah pelanggan.

“Kita memiliki program spam regional yaitu adanya potensi untuk mendapatan tambahan 200 liter/detik, spam regional ini akan di distribusikan dari PLTA sungai Musi, dan semoga program ini segera terealisasi,”tutupnya.

(Adv)

Comment here