Ketua KONI : Reward Porwil Pasti Kami Salurkan

Dering24

Dering24

EKONOMIBengkulu MembangunPEMPROVPROVINSI BENGKULU

Ketua KONI : Reward Porwil Pasti Kami Salurkan

Koni-Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Komite Olahraga Nasional Indonesia (3)

DERING24.COM Bengkulu – Pemberian reward atlet Porwil X Sumatera 2019, masih dalam tahap proses pendataan atlet dan pelatih. Hal ini ditegaskan, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Mufran Imron, saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2020).

“Sudah diajukan untuk pencairan rewardnya ke bagian keuangan daerah, namun ada beberapa kendala yang masih harus dihitung secara benar. Terkait penerima reward, mulai dari atlet hingga pelatih, jumlahnya tentu berbeda-beda,” jelas Mufran.

Ia menambahkan dalam pemberian reward pada atlet, harus mengikuti beberapa tahapan/proses administrasi, yang harus benar-benar riil dan dapat dipertanggungjawabkan. KONI juga dalam prosesnya didampingi Aparat Penegak Hukum (APH) serta Inspektorat Provinsi Bengkulu. 

“Untuk pencairan bonus atlet, tidak segampang itu terlaksana, semua butuh proses. Dan kita sedang menjalani itu, sesuai prosedur yang berlaku. Sehingga tidak muncul masalah kedepannya,” jelas Mufran yang pernah menjadi Wakil Bupati Kabupaten Seluma.

“Atlet Nasional pun yang sudah berprestasi Mendunia, rewardnya tidak dapat langsung dicairkan dalam hitungan bulan. Jika semua sudah clear dan datanya akurat, pasti segera tersalurkan sebab dananya sudah teranggarkan oleh DPRD dan di keuangan DIPAnya sudah ada,” tambah Mufran.

Sementara, terkait ada Atlet yang sudah mendapatkan reward, hal ini memang diakuinya sudah disalurkan lewat dana pribadi dirinya. Namun, tidak semua terakomodir sebab kemampunnya terbatas. 

“Memang ada atlet yang mendapatkan reward, namun hanya beberapa atlet prioritas dan tidak banyak. Karena ini inisiatif pribadi, dan kemampuan dana talangannya pun terbatas,” terang Mufran.

Terakhir, Mufran menerangkan bahwa hal yang sedang berkembang sekarang sebenarnya sudah bermuatan politis, jadi dirinya paham dan mengerti. 

“Dalam olahraga tidak ada politik, semua harus fairplay. Jadi janganlah campur adukkan, Olahraga dengan Politik,” pungkas Mufran.

Comment here