Ketahanan Pangan di Tengah Wabah, Senator Riri Dukung Pengembangan Agrowisata

Dering24

Dering24

EKONOMIDAERAHPOLITIKPROVINSI BENGKULU

Ketahanan Pangan di Tengah Wabah, Senator Riri Dukung Pengembangan Agrowisata

Ketahanan Pangan di Tengah Wabah, Senator Riri Dukung Pengembangan Agrowisata 1

DERING24.COM BENGKULU – Pandemi virus corona atau Covid-19 telah membunyikan alarm peringatan bagi Indonesia untuk memikirkan dengan seksama masalah ketahanan pangan untuk menyelamatkan rakyat dari bahaya kelaparan dan kemiskinan.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief menuturkan, ketahanan pangan di Provinsi Bengkulu sangat ideal bila didukung dengan konsep pengembangan agrowisata.

“Wisata ini sumber penghasilan yang cukup besar selain dari minyak dan gas. Bengkulu punya banyak destinasi wisata. Punya hutan dan lahan pertanian yang besar dan lebar. Agrowisata perlu dan mendesak untuk dibikin di Bengkulu agar petani sejahtera, ketahanan pangan bisa terjaga,” kata Riri Damayanti, Senin (15/6/2020).

Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini tak menampik bahwa di Bengkulu sudah ada kerjasama yang baik antara pemerintah dan pengusaha mengembangkan agrobisnis.

“Tapi usahanya masih terbatas ya. Bisa dilihat di kabupaten-kabupaten. Perlu terus didorong maju agar semua yang terkait seperti biro perjalanan, perhotelan, perguruan tinggi dan masyarakat bisa ikut andil. Saya berharap di Pilgub Bengkulu ini bisa masuk dalam program prioritas calon gubernur,” pinta Riri Damayanti.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini meminta kepada Kementerian Pertanian, Kementerian Pariwisata dan instansi terkait lainnya untuk memberikan dukungan terhadap agrowisata Bengkulu.

“Dana Desa boleh diperbesar untuk mensukseskan agenda ini. Kan jelas manfaatnya banyak. Petani sejahtera, alam jadi lestari, pendapatan masyarakat meningkat, dan bisa juga untuk menghidupkan dan menggairahkan kelompok-kelompok kesenian yang ada di masyarakat,” imbuh Riri Damayanti.

Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai ini menuturkan, pengembangan agrowisata di Bengkulu bila digeber dalam waktu cepat sangat baik untuk memulihkan pendapatan petani dan masyarakat pedesaan yang sempat terpukul karena Covid-19.

“Jadi era new normal ini manfaatkanlah waktu untuk pemberdayaan pengembangan agrowisata ke petani, perusahaan swasta dan masyarakat. Agar ke depan banyak pengangguran di desa bisa tertampung. Warga desa juga nggak harus ke kota lagi cari duit. Biarkan orang kota dari seluruh dunia yang bawa duitnya untuk masyarakat desa-desa kita,” demikian Riri Damayanti.

Data terhimpun, pengembangan dan pembangunan agrowisata tidak hanya dapat mengandalkan dana pemerintah dan pelaku usaha. Masyarakat dapat melakukannya melalui koperasi, atau badan usaha milik desa. Pengembangan dan pembangunan agrowisata membutuhkan ahli yang profesional dan partisipasi masyarakat setempat.

 [Ads]

Comment here