DAERAHPERISTIWASeluma

Kerja Puluhan Tahun, Pegawai PT Agri Andalas Tak Dapat Tunjangan Kerja

WhatsApp Image 2019-11-12 at 21.43.37

Dering24.com Karyawan atau yang disebut “pekerja” di suatu perusahaan, tentu ingin mendapatkan kabahagian, baik dari segi  materi karna mendapatkan gaji, maupun lainya. Lain halnya yang  alami salah satu karyawan PT Agri Andalas Dadi, Ia mengaku selama puluhan tahun belum mandapatkan gaji tunjangan.

Dari keterangan Dadi Selasa (12/11/19) siang, Ia mengaku dipecat secara sepihak oleh pihak perusahaan perkebunan sawit terbesar di Kabupaten Seluma, yakni PT Agri Andalas (AA). Tidak terima dengan pemecatan itu, dirinya menuntut keadilan.

Ia mencerikan bahwa awalnya dirinya dimutasi ke perkebunan proyek Karang Nanding Bengkulu Tengah, namun setelah itu Dadi tidak masuk 4 hari setelah pemindahan tersebut, namun tiba-tiba pihaknya mendapatkan surat pemberhentian dari PT AGRI ANDALAS (AA) pada 25 Oktober 2019.

“Ya saya dipindahkan/ mutasi ke perkebunan proyek Karang Nanding Bengkulu Tengah, dan saya tidak masuk kerja selama 4 hari, dan tiba-tiba saya dapat surat dari PT,” kata Dadi.

Dalam surat pemberhentian itu, lanjut Dadi, dilampirkan juga surat peringatan (SP) 1 sampai 3, yang seharusnya SP itu diberikan sebelum keluar surat pemberhentian. SP tersebut juga harus berurutan, tidak langsung tanpa adanya jarak hari.

“Pemberhentian secara sepihak oleh PT AA itu melanggar UU Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan. Pasalnya, SP 1, 2 dan 3 itu tidak boleh berurutan tanpa ada jarak hari dan itu juga dilampirkan barengan dengan surat pemberhentian,” ungkap Dadi.

Terkait hal ini, ia juga telah menyampaikan surat ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi serta Gubernur Bengkulu untuk meminta keadilan yang diberhentikan secara sepihak tanpa diberikan kompensasi hak selaku pekerja.

“Sudah pernah dipanggil dan mereka hanya mau memberikan tunjangan sebesar 5 juta, sedangkan gaji terakhir saya itu belum dibayar sebesar 4 jutaan. Hal ini sudah kita sampaikan ke Dinas Nakertrans tapi tidak ada keputusan yang diambil oleh dinas Nakertrans,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan tentang SP beberapa kali itupun berturut-turut selama (3) hari, yang dikeluarkan berjudul surat pengunduran diri dengan alasan indisipliner.

“Surat pengunduran sepihak disertakan SP tersebut dikeluarkan oleh PT AA Proyek Karang Nanding,” sampainya.

Terpisah, Humas PT AA Hasan saat dikonfirmasi wartawan membantah telah melakukan pemecatan, melainkan Dadi telah mengundurkan diri. Menurutnya, pihak perusahaan sudah memenuhi prosedur dan tidak melanggar aturan.

“Dia ini bekerja di perusahaan kita sejak 2009 lalu. Orangnya memang kurang disiplin, jadi bulan Oktober lalu kita mutasikan ke kebun Benteng. Rupanya tidak menerima dan mengundurkan diri,” kata Hasan. 

Dengan adanya’ kejadian ini maka dianggap PT AGRI ANDALAS tidak ada berpihak dengan karyawan.

(Yt)

Comment here