Kemerdekaan di Masa Pandemi, Senator Riri: Setiap Orang Bisa Jadi Sosok Pahlawan

Dering24

Dering24

EDUKASIPemerintahPROVINSI BENGKULU

Kemerdekaan di Masa Pandemi, Senator Riri: Setiap Orang Bisa Jadi Sosok Pahlawan

Kemerdekaan di Masa Pandemi, Senator Riri: Setiap Orang Bisa Jadi Sosok Pahlawan 1

DERING24.COM BENGKULU – Peringatan 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda di seluruh tanah air. Berbagai perlombaan unik dan menarik yang biasa digelar di seluruh nusantara jarang terlihat karena adanya larangan dari berbagai jajaran pemerintahan.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Hj Riri Damayanti John Latief mengatakan, dalam perayaan kemerdekaan di masa pandemi, setiap orang bisa menjadi sosok pahlawan.

“Caranya simple, tetap di rumah. Lindungi keluarga yang rawan terpapar covid-19, kenakan masker, jaga jarak, dan sering-sering cuci tangan. Di masa-masa pandemi, setiap orang bisa jadi pahlawan dengan cara seperti ini,” kata Riri Damayanti, Senin (17/8/2020).

Anggota Kaukus Perempuan Parlemen RI ini memberikan apresiasi kepada setiap pemerintah daerah di Bengkulu yang secara kreatif memperingati HUT RI dengan cara-cara online.

“Please stay at home. Apalagi di zona merah. Isi kemerdekaan dengan cara-cara kreatif tanpa harus berkerumun. Dan saya bersyukur ada banyak pemerintah daerah yang secara kreatif mengadakan perlombaan secara online sehingga peringatan hari kemerdekaan tetap menyemangati masyarakat untuk membangun bangsa,” tegas Riri Damayanti.

Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini menjelaskan, pandemi covid-19 sebenarnya ikut mengingatkan masih begitu banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mencapai Indonesia yang adil dan makmur.

“Sudah 75 tahun merdeka tapi belum ada juga produk-produk hasil olahan teknologi Indonesia yang membanjiri pasar dunia seperti mobil atau motor. Angka kemiskinan dan pengangguran masih tinggi, apalagi setelah pandemi,” ujar Riri Damayanti.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini menambahkan, proklamasi Indonesia merdeka 17 Agustus 1945 adalah sebuah peristiwa besar yang diakui dunia sebagai inspirasi kemerdekaan bagi negara-negara lain.

“Saya kira makna kemerdekaan ini harus dipahami dalam konteks perjuangan para pahlawan mengorbankan jiwa raganya untuk kebahagiaan generasi lanjut, jadi tidak semata-mata mesti diperingati dengan lomba-lomba konyol seperti sepak bola pakai daster oleh bapak-bapak,” seloroh Riri Damayanti.

Dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 pada 17 Agustus 2020 mendatang Pemerintah menggelar upacara virtual melalui laman Pandang Istana yang beralamat di //pandangistana.setneg.go.id.

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia atau Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka disiarkan secara langsung melalui konferensi video.

Sejak 23 Juni 2020, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, telah menerbitkan surat edaran nomor B- 456/M.Sesneg/Set/TU.00.04/06/2020 tentang Penyempurnaan Penggunaan Tema Indonesia Maju dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik lndonesia Tahun 2020 yang berbentuk perisai seperti perisai lambang dalam Garuda Pancasila.

Dilansir sesneg.go.id, pembuatan logo HUT RI ke-75 memiliki relevansi dengan tujuan di periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Tujuan tersebut ialah pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja, serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Indonesia Maju dianggap sebagai sebuah representasi dari Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebuah simbolisasi dari Indonesia yang mampu untuk memperkokoh kedaulatan, persatuan dan kesatuan Indonesia. [**]

Comment here