Kejari Seluma Pastikan Tiga Kasus Besar Tuntas Tahun 2020, Termasuk Korupsi Pembangunan Kantor Cabang BB

Dering24

Dering24

DAERAHHealthHotNewsSeluma

Kejari Seluma Pastikan Tiga Kasus Besar Tuntas Tahun 2020, Termasuk Korupsi Pembangunan Kantor Cabang BB

kepala Kejari Seluma M. Ali Akbar

DERING24.COM SELUMA  – Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma memastikan di tahun 2020 ini akan menuntaskan tiga kasus besar yang melibatkan banyak pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma.

Adapun  tiga kasus yang dimaksud tersebut yakni dugaan korupsi pembangunan kantor cabang Bank Bengkulu, Rehab Kantor Dispendik dan Tunjangan perumahan serta transportasi di DPRD Seluma tahun 2018.

“Semua berkasnya sudah naik ke Peyidikaan. Target kita akhir tahun 2020 ini semua tuntas, termasuk penetapan tersangka jika memang nantinya perkara yang kita tangani ini terbukti,” ucap kepala Kejari Seluma M. Ali Akbar, kepada wartawan, Selasa (3/11/2020).

Lanjutnya, terkait dengan dugaan korupsi pembangunan kantor cabang Bank Bengkulu Tais, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan tim ahli pusat, sebelum dilakukan penetapan tersangka yang terlibat dalam dugaan korupsi tersebut.

“Kita masih tunggu hasil koordinasinya, jadi mohon bersabar,” terangnya.

Ditambahkannya, bahwa untuk rehab kantor Dispendik sendiri, prosesnya saat ini telah naik ke penyidikan. Pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) masih terus dilakukan. Termasuk keterangan saksi- saksi untuk melengkapi data dan keterangan yang dibutuhkan.

“Termasuk Plt. Kadispendik yang menjabat saat itu juga telah kita panggil untuk dimintai keterangan terkait rehab kantor Dispendik Seluma tahun 2019 ini,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pengusutan tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Seluma tahun 2018, saat ini prosesnya juga telah naik ke tahap penyidikan. Pengusutan tunjangan perumahan dan transportasi tersebut dalam rangka menindak lanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP-BPK) RI Perwakilan Bengkulu tahun 2019 untuk anggaran tahun 2018 di DPRD Seluma.

“Untuk pengusutan dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi ini. Kita masi melakukan Pulbaket. Saksi-saksi terkait juga telah kita periksa untuk mencukupi semua bukti yang kita perlukan. Termasuk pembuat Perbup yang menjadi dasar pemberian tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Seluma tahun 2018 ini,” pungkasnya.

(**)

Comment here