DAERAHMuko-Muko

Kasus Pencabulan Meningkat, Kapolres Mukomuko Imbau Orang Tua Terus Awasi Aktifitas Anak

WhatsApp Image 2021-10-29 at 15.50.41

DERING24.COM MUKOMUKO – Terkiat maraknya kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi diwilayah hukum Kapolres Mukomuko, Pada jumat pagi (29/10/21) Kapolres Mukomuko, AKBP Witdiardi S,I,K,MH meggelar Konferensi Pers bersama awak media.

Kapolres Mukomuko AKBP Witdiardi S,I,K,MH berpesan kepada seluruh orang tua supaya mengawasi anak -anaknya saat beraktifitas, pasalnya baru-baru ini 2 kasus pencabulan terjadi di tepatnya di Kecamatan Air Manjunto dan di Kecamatan Air Dikit.

Kapolres Mukomuko berharap kepada Pemerintah Daerah agar gencar mensosialisasikan kepada masyarakat khusunya warga Kabupaten Mukomuko terkait hal ini. “Saya berharap kepada orang tua selalu memperhatikan gerah gerik anak-anaknya, karena kejadian pencabulan terjadi rata-rata orang terdekat sang korban,”kata AKBP Witdiardi S,IK MH.

Kapolres AKBP Witdiardi S,IK,MH yang di dampingi Kasat Reskrim AKP Teguh Ari Aji S,IK. menjelaskan, yang  terjadi di Kecamatan Air Manjunto, korban bunga adalah adik Ipar yang di buat pelampiasan napsunya oleh tersangka Badu di saat kondisi Rumah sepi, sampai berulang kali,” kata Ari Aji.

Lebuih lanjut, , lebih parahnya lagi yang kejadian di Kecamatan Air Dikit,  ini adalah seorang guru ngaji melampiakan nafsunya dengan muridnya sendiri mawar (15), dan seorang  honorer di salah satu kantor dinas ini.

“Tersangka Songko ini melakukan aksinya saat orang semua sudah pulan dan sepi dan dia mengancam akan menyebarluaskan foto korban apa bila napsu bejatnya tidak di layani, sehingga taulah orang tua  korban di WhatsApp nya dan langsung melaporkan atas kejadian tersebut.

Kedua tersangka  di kenakan pasal 81, (2) KUHP, Jonto pasal 76 UU RI nomer 35  tahun 2014 dengan ancaman pidana di atas 5 tahun penjara dan ancaman denda 5 milyar rupiah, dan kasus tersebut akan di dalami lebih lanjut tutup AKP Teguh Ari Aji S,IK. [Mjtr]

Comment here