HUT RI ke 75, DPRD Provinsi Bengkulu Gelar Rapat Dengar Pidato Presiden

Dering24

Dering24

ADVERTORIALDPRD Provinsi BengkuluKabar Parlemen

HUT RI ke 75, DPRD Provinsi Bengkulu Gelar Rapat Dengar Pidato Presiden

DERING24.COM BENGKULU  –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu mengelar Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Kemerdekaan Republik Indonesia, dan penyampaian pengantar/keterangan pemerintah atas RUU tentang APBN tahun 2021 beserta nota keuangan. Jumat, (14/8/2020)

Rapat Paripurna Istimewa dengan di pimpin Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri, dan diikuti anggota DPRD, serta dihadiri Gubernur Rohidin Mersyah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, menggunakan masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitzer dan menjaga jarak aman antar sesama.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah seusai mengikuti rapat mengatakan, di tengah kondisi krisis yang melanda akibat wabah pandemi Covid-19, agar jangan membuat surut apalagi patah semangat. Tetapi justru lebih bersemangat lagi dalam menyatuhkan kekuatan, dan kepedulian bersama-sama, sembari memanfaatkan sumber daya yang ada, supaya bisa dikelola secara efesien dan efektif, sehingga masa sulit ini terlewati dengan baik.

Paripurna Dengar Pidato Kenegaraan

“Semangat menyatukan kekuatan dan kepedulian secara bersama-sama, merupakan implementasi dari nilai-nilai Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, yang harus dilaksanaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gubernur.

Selain itu Gubernur mengakui, untuk kebijakan stimulus dalam rangka pemulihan ekonomi di tengah pandemi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu saat ini sedang fokus memberikan perhatian terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Apalagi beberapa program telah di susun, dan sudah ada sekitar 1.300 pelaku usaha di Bengkulu, untuk mendapatkan insentif modal dan jaringan pemasaran, termasuk juga dorongan terhadap aspek pelayanan publik secara online, sehingga sektor pendapatan bisa membaik dan masyarakat bisa terhindar dari paparan virus corona.

“Dengan langkah yang dilakukan tersebut, diharapkan perekonomian daerah dan masyarakat bisa bangkit kembali, meski di tengah pandemi Covid 19 ini,” pungkasnya.

(ADV)

Comment here