DAERAHEDUKASIMuko-Muko

Hidup Sehat Bahagia Tanpa Narkotika

WhatsApp Image 2021-11-13 at 18.07.05

DERING24.COM MUKOMUKO – Minimnya soisalisasi tentang penyalahgunaan Narkoba bagi kalangan masyarakat desa, Sabtu (13/1121) Kesbangpol Kabupaten Mukomuko melaksanakan sosialisasi terkait narkotika dengan Tema “Keluarga Sehat  Tanpa Narkotika.

Kegiatan sosialisasi yang di laksanakan di Desa Teruntung Kecamatan Teras Terunjam Kabupaten Mukomuko  yang di hadiri langsung Bupati Mukomuko, Kapolres, Kodim 0428,  Kadis Kesbangpol Jumaidi selaku panitia penyelenggara dan masyarakat desa setempat.

Kadis Kesbangpol Mukomuko mendapatkan Info bahwa masih minimnya sosialisasi terkait narkota di Desa Teruntung Kabupaten Mukomuko ini, maka oleh itu, pihaknya berharap kepada orang tua supaya bisa memberikan arahan yang lebih baik, karena kita butuh kerjasama yang baik,” ujar Jumaidi.

Dalam sambutanya,  Bupati Mukomuko  Sapuan juga menjelaskan kepada masyarakat khususnya muda maupun mudi, “Mari kita berantas bersama penyalahgunaan narkoba jika ada yang mencurigakan di lingkungan kita, dan mari kita lihat anak anak di sekeliling kita supaya menghindari barang tersebut. Jangan sampai generasi penerus kita memakai barang yang menghancurkan masa depanya,” harap Bupati.

Sementara itu, Kapolres Mukomuko AKBP Widdiardi S,IK MH melalui Kasat Narkoba IPTU Teguh Budianto S,E, berharap kepada seluruh masyarakat Mukomuko, apa bila ada yang mencurigakan segera laporkan ke linmas desa, dan apa bila ada pendatang jangan sungkan menanyakan identitas mereka,.

“Saya juga berharap kepada para orang tua untuk memantau anak-anaknya  supaya bisa memberikan arahan, bahwa narkoba itu sangat berbahaya dan bisa masuk penjara,” terang Kasat .

Masih di tempat yang sama, Kodim 0428 Rinaldo Rusdy, Letkol CZI melalui Ndanramil Mukomuko Kapten Infantri Yulga Mahendri berharap kepada seluruh orang tua supaya selalu mengingatkan anaknya apa bila sering pulang malam , dan selalu di berikan arahan jangan coba mengenal dan mencoba barang narkotika sejenis apapun , karena itu larangan agama maupun pemerintah, hindari barang haram tersebut,” tutup Ndan Ramil Yulga. [Mjtr]

Comment here