Hearing Dinsos Panas, Ketua Pansus Sebut Dana Penanganan Covid di BU Tak Jelas

Dering24

Dering24

DAERAHBengkulu UtaraNewsPROVINSI BENGKULU

Hearing Dinsos Panas, Ketua Pansus Sebut Dana Penanganan Covid di BU Tak Jelas

Hearing Dinsos Panas, Ketua Pansus Sebut Dana Penanganan Covid di BU Tak Jelas 1

DERING24.COM Bengkulu Utara – Tim Pansus Pengawasan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu kembali menggelar hearing. Kali ini hearing bersama pihak Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara terkait penyaluran bantuan covid-19.

Saat rapat hearing berjalan, Febri Yurdiman selaku Ketua Pansus sempat geram dan menggebrak meja. Pasalnya pihak Dinas Sosial tidak mampu memberi jawaban terkait tidak ada kejelasannya dana penanganan Covid-19 sebesar Rp.11,5 Milyar.

Selain itu, hearing sempat memanas karena adanya penyampaian dari pihak Dinas Sosial bahwa pihak kecamatan merupakan pengguna anggaran di dalam penyaluran bantuan covid-19.

Hearing Dinsos Panas, Ketua Pansus Sebut Dana Penanganan Covid di BU Tak Jelas 2

“Pertama yang kita tanya terkait tidak ada kejelasan dari siapa pengguna anggaran JPS senilai Rp.11,5 Miliar dari hasil refocusing untuk dana BTT Covid-19. Dinsos menyampaikan hanya memverifikasi, sedangkan yang guna anggaran belanja sembako adalah pihak kecamatan. Sedangkan beberapa kecamatan yang sudah kita temui menyampaikan mereka hanya menerima sembako, bukan membelanjakan anggarannya.”Jelas Febri, Selasa (12/05/2020).

Kemudian Febri menerangkan, jika satu Kepala Keluarga (KK) menerima bantuan sembako senilai Rp.150 ribu, maka dari anggaran Rp,11,5 miliar itu seharusnya ada 76,600 KK yang menerima. Saat ditanya berapa harga perpaket sembako itu berapa, pihak dinsospun tidak menjawab.

“Dari nilai Rp.11,5 M itu dibelanjakan sembako seharga 150.000(keterangan kadinsos), maka jumlah KK yang bisa menerima adalah sebanyak 76.600 KK. Sedangkan statemen dari kadinsos total KK yang akan dibagikan sembako APBD adalah kisaran 44.000 KK.”Terang Febri.

Febri juga menegaskan bahwa terkait anggaran penyaluran bantuan sembako ini tidak bisa main-main, karena urusan perut rakyat.

”Jangan main-main, ini urusan perut rakyat. Dari tadi saya dan anggota tanya tapi belum ada jawaban yang menyangkut anggaran Rp11,5 miliar ini,”tegasnya.

Laporan [Rama]

Comment here