EDUKASIPemerintahPROVINSI BENGKULU

Hari Ibu, Senator Riri Ajak Pemerintah Tingkatkan Jaminan dan Hak Sosial Perempuan Indonesia

DERING24.COM BENGKULU – Ibu merupakan sosok sentral dalam sebuah tatanan kehidupan manusia, baik di tengah-tengah keluarga, masyarakat, maupun bangsa. Dalam situasi krisis akibat pandemi covid-19, peran ibu sangat dibutuhkan terutama dalam menghadapi perubahan-perubahan perilaku dalam kebiasaan keluarga melalui pendidikan dan pengayoman.

Demikian diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief dalam peringatan Hari Ibu, Selasa (22/12/2020).

“Pendidikan dan pengayoman itu hanya bisa diperankan dengan sempurna oleh seorang ibu. Berikan hak-hak istimewa kepada ibu-ibu Indonesia yang telah melahirkan anak-anak yang cerdas sebagai generasi penerus bangsa. Selamat Hari Ibu untuk semua perempuan Indonesia,” kata Riri Damayanti.

Mengenai bentuk kongkrit dari pendidikan dan pengayoman, perempuan dengan gelar Putri Dayang Negeri itu menjelaskan, ibu harus memastikan anak-anak dan seluruh anggota keluarga tetap di rumah bila tak ada hal yang mendesak di luar dengan membuat suasana yang nyaman.

“Termasuk untuk mendampingi anak-anak belajar di rumah, menyediakan makanan yang bergizi, mengingatkan anggota keluarga untuk tidak lupa pakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak, dan sering-sering cuci tangan. Ibu adalah pahlawan yang sebenarnya di tengah-tengah keluarga,” imbuh Riri Damayanti.

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana (GenRe) BKKBN Provinsi Bengkulu ini mengajak pemerintah untuk bersama-sama meningkatkan jaminan kepada perempuan-perempuan Indonesia untuk mendapatkan hak-hak sosial politiknya termasuk perlindungan dari segala macam bentuk kekerasan.

“Terutama ibu-ibu hamil yang memiliki resiko tinggi mendapatkan penyakit tambahan akibat pandemi covid-19. Apalagi bagi ibu yang sudah berusia lanjut. Pemerintah harus menjamin setiap rumah sakit dan puskesmas memberikan perawatan ekstra dan keistimewaan kepada ibu hamil bila ingin mendapatkan pengobatan,” tutur Riri Damayanti.

Alumni Psikologi Universitas Indonesia ini juga mengimbau kepada semua pihak untuk mencurahkan kasih sayang dan perhatian lebih kepada setiap ibu agar mampu melewati pandemi covid-19 ini dengan baik.

“Sebagai istri dan ibu dari anak-anak, perempuan tangguh harus mampu memanajemen waktunya di tengah-tengah keluarga dan seringkali dalam waktu yang bersamaan harus mampu menyelesaikan urusan rumah maupun kantor. Tidak ada yang lebih diinginkan oleh sosok seperti itu selain perhatian dan kasih sayang,” demikian Riri Damayanti.

Hari Ibu diperingati oleh berbagai negara di dunia, meski dengan berbeda waktu, cara dan bentuk.

Di Indonesia peringatan Hari Ibu dilaksanakan pada 22 Desember dimulai sejak pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia I yang dihelat tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, tepatnya di Ndalem Joyodipuran yang sekarang digunakan sebagai Kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional.

Kongres tersebut memutuskan bahwa perempuan wajib ikut serta memperjuangkan martabat nusa dan bangsa. [Ads]

Comment here