EDUKASIPROVINSI BENGKULU

FPM Bengkulu Minta Pemrov Permudah Akses Kesehatan

WhatsApp Image 2019-10-26 at 19.31.13 (1)

Dering24.comDalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Forum Perempuan Muda (FPM) Bengkulu menggelar diskusi kesehatan reproduksi, kegiatan tersebut guna mengurangi angka perkawinan usia dini,  bentempat di Balai Semarak Kota Bengkulu,  Sabtu (26/10/2019).

Dalam sambutanya Koordinator (FPM) Bengkulu Lica Veronika minta agar pemerintah  mempermudah akses layanan kesehatan reproduksi guna mengurangi angka perkawinan di usia dini.

“Pemerintah mulai dari level desa, kabupaten/kota hingga provinsi termasuk stakeholder untuk segera merancang kebijakan akses layanan kesehatan reproduksi. Hal ini guna mencegah dan mengurangi angka perkawinan usai dini di masyarakat,” kata Koordinator FPM Bengkulu Lica Veronika.

WhatsApp-Image-2019-10-26-at-19.31.13.jpeg

Lica menambahkan bahwa angka pernikahan di bawah umur 16 tahun terbilang cukup tinggi di Bengkulu, yakni 16-17 persen pada tahun 2017-2018.

Dari angka itu, sebanyak sebanyak 9,89 persen perempuan hamil di bawah umur 16 tahun. Kemudian 23,04 persen perempuan menikah umur 17-18 tahun. Sedangkan 19,64 persen perempuan hamil umur 17-18 tahun.

“Jumlah kasus yang tinggi ini dipicu minimnya pemahaman dan kesadaran mengenai seksualitas, serta otonomi perempuan muda terhadap tubuh mereka,”jalasnya.

Lanjut Lica, apabila pendidikan mengenai tubuh maupun seksualitas itu tidak dilakukan dalam keluarga dan sekolah, maka akan berdampak meningkatnya risiko Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), serta akan mempersulit upaya pengendalian jumlah penduduk, dan memperburuk pengasuhan anak, sehingga perkembangan psikologis anak terganggu.

WhatsApp-Image-2019-10-26-at-19.31.12.jpeg

“Kami akan terus mengadvokasi pemerintah untuk membuat kebijakan layanan kesehatan yang ramah, sekaligus mendorong pengembangan pusat kesehatan seksual reproduksi di puskesmas,” ujar Lica.

Sementara itu, dalam upaya mendidik masyarakat agar peduli terhadap kesehatan reproduksi, FPM Bengkulu menggelar lokakarya latihan yang melibatkan 100 orang dari tiga daerah di Bengkulu.

(Ads)

Comment here

placeholder="Your Comment">