Di Duga Ada Indikasi Nepotisme Di Tubuh ‘PANWASCAM’ Seluma Barat

Dering24

Dering24

DAERAHSeluma

Di Duga Ada Indikasi Nepotisme Di Tubuh ‘PANWASCAM’ Seluma Barat

Di Duga Ada Indikasi Nepotisme Di Tubuh 'PANWASCAM' Seluma Barat

DERING24.COM, Seluma – Dugaan tidak adanya standar nilai kelulusan usai Pengumuman tes wawancara pada seleksi PPDK yang tercantum di Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (PANWASCAM), Seluma Barat, membuat peserta kecewa.

Salah satu peserta Mizi Ardianto saat di temui media ini menyampaikan,”Pengumuman tes wawancara seleksi yang di keluarkan pada tanggal (12/3/2020) kemaren di duga agak janggal, karena di pengumuman di situs Facebook panitia pengawas pemilihan kecamatan (PANWASCAM) tersebut tidak adanya sistem nilai yang tercantum, dengan tidak di sistem nilai di pengumuman dalam rekrukmen panitia pengawas desa/kelurahan (PPDK) tersebut  di duga adanya indikasi unsur kekeluargaan.

“Hasil seleksi panitia pengawas desa/kelurahan (PPDK) Desa Lubuk Lagan Kecamatan Seluma Barat terasa sangat janggal, karena setelah menjalani tahapan seleksi tidak ada standar nilai kelulusan, kemudian ujuk ujuk langsung diumumkan hasil kelulusan. Dengan tidak di keluarkan sistem penilaian dalam pengumuman, para peserta seleksi merasa terzolimi,”tegas Mizi.

Lanjut Mizi menyamaikan, sedihnya kami para peserta yang tidak lulus seleksi wawancara tidak bisa mengetahui kekurangan kami dimana, sehingga kami dinyatakan tidak lulus.

“Harapan kami,  jika hal tersebut kami ketahui kedepan kami bisa perbaiki kekurangan kami, parahnya lagi peserta yang dinyatakan lulus adalah adik kandung dari salah satu anggota komisioner PANWASCAM Seluma barat, disini kami tanda tanya besar. Ada apa di tubuh panwascam Seluma barat,”ucap Mizi.

Saat di konfirmasi Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (PANWASCAM) Endi Wiyanto menjelaskan “Sistem seleksi panitia pengawas pemilihan desa/kelurahan (PPDK) telah melalui prosedur pelaksanaan, memang sistem nilai tidak kami umumkan ke publik melalui Facebook, tapi sistem penilaian kami ada dan sistem penilaian tersebut sudah kami laporkan ke Bawaslu kabupaten,”ujarnya. Jumat (13/03/2020).

Endi Wijayanto menilai bahwa penilaian berdasarkan kreteri kepemilihan, kepengawasan dan integritas.

“Kan kemaren sudah diumumkan untuk tanggapan masyarakat di Facebook PANWASCAM Seluma Barat masalah seleksi PPDK. Tapi nampaknya tidak ada tanggapan dari masyarakat, masalah ada sanak atau saudara dari komisioner yang lulus seleksi itu hal wajar dan tidak pula ada aturan Bawaslu selagi sistem penilaian sesuai dengan kriteria nya,”tutup Endi Wiyanto.

Penulis : (Har)

Comment here