Dampak Pandemi COVID-19,  Kelompok Kerja Informal Lebong Alami Kelumpuhan Total

Dering24

Dering24

DAERAHLebong

Dampak Pandemi COVID-19,  Kelompok Kerja Informal Lebong Alami Kelumpuhan Total

Dampak Pandemi COVID-19,  Kelompok Kerja Informal Lebong Alami Kelumpuhan Total

DERING24.COM LEBONG – Bupati Lebong Provinsi Bengkulu Rosjonsyah menyatakan daerahnya belum mencatatkan kasus pasien terkonfirmasi virus corona atau COVID-19.

Kendati demikian, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tetap membagikan Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras untuk kelompok pekerja informal di kabupaten tersebut.

“Kita apresiasi sinergi gugus tugas Kabupaten Lebong yang terus memperketat pengawasan mobilisasi orang. Untuk bantuan sosial, Pemprov akan membagikan ke Kota Bengkulu dan 9 kabupaten. Kita berikan untuk saudara-saudara kita kelompok pekerja informal,” ucap Rohidin di Lebong, Kamis [16.04.2020].

Kelompok kerja informal, dinilai Rohidin, mengalami kelumpuhan separuh aktivitas dan hampir total mata pencariannya atas dampak pandemi COVID-19.

Bansos berupa bahan pangan yang diberikan langsung ini, juga dianggarkan pemerintah kabupaten dan kota dan sudah mulai dibagikan. Masyarakat yang benar-benar membutuhkan namun belum menerima diharapkan melaporkan melalui RT/RW sehingga bisa segera diakses oleh dinas sosial daerah masing-masing.

Dampak Pandemi COVID-19,  Kelompok Kerja Informal Lebong Alami Kelumpuhan Total

“Pemerintah pusat juga memberikan stimulan. Pemprov Bengkulu menerima tambahan kuota bantuan sosial tunai sebesar 108 M. Ini mohon segera didata, melalui kelurahan atau desa hingga kecamatan, utamanya bagi yang belum menerima program PKH atau bantuan reguler lain. Yang PKH ada penambahan transfer 25 persen mulai bulan ini,” terang alumni UGM itu. 

Menanggapi hal ini, Bupati Lebong Rosjonsyah bakal segera memberdayakan pemerintah desa untuk melakukan pendataan. 

“Kita apresiasi sinergi Pemprov Bengkulu dengan Forkompimda, telah menyerahkan bantuan dan datang langsung memonitor upaya pencegahah penyebaran pandemi corona di Kabupaten Lebong. Kita segera mendata warga yang terdampak atau warga golongan rentan, agar bantuan bisa segera tersalur untuk saudara-saudara kita,” tutur Rosjonsyah saat di lokasi chek point posko pencegahan Covid-19 di perbatasan Lebong – Curup. 

Kamis itu, Pemprov Bengkulu salurkan bahan pangan berupa beras untuk pekerja informal seperti pelaku usaha kantin sekolah, tukang becak dan tukang ojek, serta buruh harian. Untuk tahap awal, 5 ton disalurkan Pemprov Bengkulu di Kabupaten Lebong.

Comment here