DAERAHMuko-Muko

Bupati Mukomuko Terapkan Pola Baru Tanam Padi di Sayap Kanan dan Kiri

WhatsApp Image 2021-12-22 at 20.32.48

DERING24.COM MUKOMUKO Bupati Mukomuko memberi Surat Edaran terkait jadwal tanam padi di sayap kanan dan sayap kiri, hal ini  di sampaikan Ketua Komisi irigasi, Haryanto bersama Kepala dinas Bapelidbang / Bapeda Kabupaten Mukomuko saat menghadiri rapat sosialisasi di OPTD irigasi Lubuk Gedang Kecamatan Lubuk Pinang, Selasa pagi (21/12/21).

Dalam rapat sosialisasi tersebut juga hadiri oleh Kasi OP, Budi Raharjo, BWS 7,  4 kecamatan yakni Kecamatan V koto, Air Manjunto, Lubuk pinang, dan XIV koto, beserta kades 4 kecamatan yang membutuhkan air irigasi.

Ketua Komisi Irigasi, Haryanto menjelaskan kepada kelompok tani, “Sayap kanan maupun sayap kiri supaya mematuhi peraturan atau surat edaran bupati, yang mana pada 29 November lalu membahas komisi irigasi yang di laksanakan di Bapeda, dan ini hasil keputusan bupati.

Untuk sayap kiri Air Manjunto

  1. Musim tanam 1 di mulai tanggal 15 Desember 2021 sampai 15 April 2022.
  2. Musim tanam 1 dimulai ,16 April 2022 sampai dengan 15 Agustus 2022.
  3. Musim tanam 2, dimulai tanggal 16 Agustus 2022 sampai dengan 15 Desember 2022.
  4. Pengeringan ruas BPS 10 sampai BPS 12M dan BUP di mulai dari desa tirta mulya, desa rawa mulya, dan desa dusun baru pelokan) tanggal 15 Desember 2021 sampai dengan tanggal 15 April 2022.
  5. Pengeringan Ruas BPS 4 sampai BPS 12m dan BB di mulai tanggal 1 Februari 2022 sampai dengan tanggal 15 April 2022.
  6. Pengeringan saluran induk ruas BM 1 ke hilir mulai tanggal 15 Maret sampai 15 April 2022.
  7. Lima hari sebelum pengeringan, seluruh matreal harus sudah siap di lokasi kegiatan, jika belum siap saluran tidak akan di keringkan.

Daerah Sayap kanan Manjunto

  1. Musim tanam 1 di mulai 01 Desember 2021sampai dengan 31 Maret 2022.
  2. Musim tanam 2 di mulai tanggal 01 April sampai dengan 31 Juli 2022.
  3. Musim tanam 3 dimulai tanggal 01 Agustus sampai dengan 30 November 2022.
  4. Akan ada pengeringan selama 5 sampai 15 hari yang waktunya menyelesaikan dengan kondisi situasi lapangan.

Berita ini telah di sepakati bersama oleh seluruh peserta rapat daftar hadir terlampir.

“Masyarakat dan kelompok tani supaya mengikuti peraturan tersebut dan supaya apa bila bisa menanam padi bersama dan bisa serempak,  maka harga padi bisa stabil,”pungkas Haryanto.

Masih di tempat yang sama, Hasan Hasri  sebagai teknis juga menjelaskan kepada ketua komisi, bahwa total irigasi sayap kiri berjumlah 70 Km dan yang sudah terpasang tesier baru 26 Km, maka baru 40% dan apabila salah satu jebol, maka akan menghambat para petani,” kata Hasan dalam penyampainya.

Sementar itu, Ketua OPTD, Debi Riadi melalui pengamat  dari irigasi Bustari berharap kepada semua pihak untuk dapat mentaati dan mematuhi aturan tersebut, terutama bagi masyarakat yang tanam serentak wilayah- wilayah  yang mengalami kekeringan dari irigasi renofasi dari manjunto kiri dan kanan.

“Saya juga berharap kepada semua masyarakat supaya tidak  membuang bangkai anjing atau kepala babi di aliran irigasi, karena sangat menjijikan buat petugas  yang mengontrol di setiap pintu air,” tutup Bustari.

Pewarta : Mjtr
Uploader : Adhy Tea
COPYRIGHT © DERING 2021

Comment here