BPBD Kota Bengkulu Respon Cepat Bencana Banjir dan Longsor di 4 Lokasi

Dering24

Dering24

KOTA BENGKULU

BPBD Kota Bengkulu Respon Cepat Bencana Banjir dan Longsor di 4 Lokasi

BPBD Kota Bengkulu Respon Cepat Bencana Banjir dan Longsor di 4 Lokasi 1

DERING24.COM KOTA BENGKULU – Hujan deras yang melanda Kota Bengkulu sejak seminggu belakangan ini mengakibatkan banjir di beberapa lokasi, termasuk terjadinya tanah longsor. Terkait bencana ini, BPBD Kota Bengkulu langsung merespon cepat dengan menyalurkan bantuan ke titik-titik banjir dan longsor.

Berdasarkan keterangan dari Kepala BPBD Kota Bengkulu Selupati, sejak tanggal 7 pihaknya sudah turun ke lapangan menyalurkan bantuan. Pertama di perumahan Ejuka Kelurahan Bentiring berupa sandang dan logistik. Tercatat ada 15 KK yang melakukan evakuasi mandiri.

“Kemudian tanggal 8 kami berikan bantuan juga di Kelurahan Jembatan Kecil melalui lurah. Selain sandang dan pangan, juga telah diberikan bantuan pakaian bayi karena di sana terdapat bayi yang baru berusia 10 hari. Selain itu, juga telah didirikan dapur umum,” sampai Selupati.

terjadinya tanah longsor

Selanjutnya, juga terjadi bencana longsor di Jalan Sepakat Kelurahan Sawah Lebar akibat hujan deras. Di sana, pihak BPBD juga menyalurkan bantuan melalui lurah. Salah satu rumah yang dindingnya roboh diberi bantuan berupa papan.

Kemudian informasinya juga dua rumah juga terdampak banjir di Jalan Padat Karya II RT 1 RW 4. Tim dari BPBD sudah ke sana membawa terpal dan tenda, namun sesampainya di sana pemilik kedua rumah itu sudah ngungsi ke rumah keluarganya di Sawah Lebar dan Lingkar Barat.

BPBD Kota Bengkulu pemberian bantuan tanah longsor

“Jadi pas kami ke sana, dua rumah itu dalam keadaan kosong, sampai hari ini masih kosong karena pemiliknya masih ngungsi ke rumah keluarganya,” jelas Selupati.

Untuk daerah lainnya, sambung Selupati seperti Kelurahan Tebeng, Bumi Ayu dan lainnya belum begitu membutuhkan logistik dan sandang. Namun tetap dimonitoring.

“Seperti di Bumi Ayu dan Tebeng, juga terjadi banjir tapi masih dalam kategori wajar, belum perlu dapur umum atau mengungsi secara mandiri. Banjir di sana belum begitu parah, tetap akan kita monitor terus,” demikian Selupati.

(mC)

Comment here