BNNP Bengkulu Ungkap 10 Tersangka Jaringan Narkotika Lintas Sumatera

Dering24

Dering24

HUKUM KRIMINALPROVINSI BENGKULU

BNNP Bengkulu Ungkap 10 Tersangka Jaringan Narkotika Lintas Sumatera

BNNP Bengkulu Ungkap 10 Tersangka Jaringan Narkotika Lintas Sumatera 1

DERING24.COM BENGKULU – Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu memusnahkan barang bukti Narkotika jenis Sabu seberat 523,36 gram dan Ganja seberat 11,790,16 gram  bertempat di  Kantor BNNP Bengkulu, pada jumat, (3 juli 2020).

Barang bukti narkotika tersebut merupakan hasil pengungkapan dari 2 kasus tindak pidana narkotika yang melibatkan 10 (sepuluh) orang tersangka yang diungkap BNNP Bengkulu pada bulan juni  2020.

“Berawal dari informasi masyarakat bahwa ada 2 (dua) orang kurir narkotika dari Kota Medan Prov Sumatera Utara yang akan membawa narkotika ke wilayah Prov Bengkulu, selanjutnya anggota BNNP Bengkulu melakukan penyelidikan dan pemantauan di jalur Lintas Curup – Lubuk Linggau,”terangnya.

Semenatar itu, hasil dari pemantauan pada hari selasa tanggal 09 juni 2020 pukul 11.30 wib anggota BNNP Bengkulu mencurigai mobil mini bus jenis xenia nopol bm 1766 cj warna abu-abu metalik, kemudian mobil yang dicurigai tesebut diberhentikan di desa taba tinggi kec. Padang ulak tanding kab rejang lebong prov. Bengkulu.

“Kami mencurigai sebuah mobil mini bus, dan kami lakukan penggeledahan terhadap 2 (dua) orang laki-laki yang pada saat itu mengaku bernama joko susilo als joko bin sukamto dan jaka permana als jaka bin sobirin setelah dilakukan interogasi dan dilakukan penggeledahan, dibagian dalam dashboard ditemukan 1 (satu) kantong plastik besar warna putih yang berisi serbuk kristal bening putih yang di duga narkotika golongan 1 jenis shabu terbungkus kertas kado seberat ± 500 gram,”ungkapnya.

Setelah itu anggota bnnp bengkulu melakukan pengembangan  dan kembali menangkap 2 (dua) orang  tsk yang akan   menjemput narkotika tersebut yaitu zulnardi als zul bin alm sudirman adenan  dan ruslianto als rusli bin ruslan naim.

“Setelah diinterogasi diketahui bahwa narkotika jenis shabu tersebut milik/pesanan seorang napi rutan malabero Kota Bengkulu yang bernama Heryanto als Yanto Cassa ( napi kasus narkotika) yang saat ini juga sudah diamankan dan dimintai keterangannya oleh penyidik bnnp bengkulu. Terhadap jaringan narkotika yang melibatkan kelima  orang tersebut saat ini sudah masuk dalam proses penyidikan,”terangnya.

Selanjutnya untuk kasus ke 2, pada hari senin tanggal 22 juni 2020 sekira pukul 08.00 wib anggota pemberantasan BNNP Bengkulu mendapatkan informasi kembali, bahwa akan ada seorang dari arah pekan baru menuju kota bengkulu dengan menumpang mobil travel membawa narkotika gol i yang di duga jenis shabu dan ganja.

Berdasarkan informasi tersebut, anggota pemberantasan bnnp bengkulu melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap kendaraan maupun orang yang dicurigai membawa narkotika jenis shabu dan ganja  tersebut.

Pada hari selasa tanggal 23 juni 2020 sekira pukul 13.40 wib di jl. Lintas Bengkulu Tengah – Kepahiang tepatnya di Desa Taba Terunjam Kec. Karang Tinggi Kab. Bengkulu Tengah.

“Anggota brantas melihat adanya kendaraan yang ditumpangi oleh seseorang yang di curigai membawa narkotika. Selanjutnya anggota langsung menghentikan kendaraan dan melakukan penangkapan serta penggeledahan. Terdapat penumpang yang bernama Wahyu Darma als Wahyu bin Ralif (alm), dan kami temukan barang bukti berupa 1 (satu) buah tas jinjing warna abu – abu merek spinwrn berisi 12 (dua belas) paket besar narkotika gol I, dalam bentuk tanaman diduga jenis ganja dan 1 (satu) buah tas selempang warna hitam merek polo star’s berisi 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang didalamnya berisi serbuk kristal bening narkotika golongan 1dalam bentuk bukan tanaman diduga jenis sabu yang dibawah oleh wahyu darma als wahyu bin ralif (alm).

Kemudian anggota pemberantasan bnnp bengkulu langsung melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan terhadap seseorang an. Deni fariza als doni bin efendi dengan cara controll delivery yang menjemput wahyu darma als wahyu bin ralif (alm) beserta barang bukti tersebut diatas di jl. S.parman v kel. Padang jati kec. Ratu samban Kota Bengkulu.

Dari keterangan sdr wahyu dan sdr dani bahwa narkotika tersebut dipesan oleh napi dari lapas kelas ii a bentiring bengkulu yaitu sdr eko saputra als eko dan prananda alias nanda serta tahanan pada rutan kelas ii b malabero kota bengkulu yaitu sdr hendri als ninja.

Ancaman hukuman atas perbuatannya para tersangka terancam pasal 114 ayat(2) jo pasal 132 ayat (1) sub pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) lebih sub pasal 111 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang republik indonesia no.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. Dengan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Ini, Setidaknya BNN Provinsi Bengkulu Menyelamatkan  ± 8.500  Anak Bangsa  Dari Penyalahgunaan Narkotika.

(Ads)

Comment here