DAERAHHUKUM KRIMINAL

BNNP Bengkulu Musnahkan 252,05 gram Sabu Jaringan Lintas Sumatera

WhatsApp Image 2020-01-21 at 15.27.08

DERING24.COM, Bengkulu – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu hasil pengungkapan dua kasus narkotika, di ruang BNNP, pada Selasa (21/01/2020).

Dari hasil pengungkapan ini, BNNP berhasil mengamankan tujuh orang tersangka yang berperan sebagai bandar dan pengedar narkoba pada Desember 2019 dan Januari 2020 dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 252,05 gram.

Selanjutnya Pada 16 Desember 2019 lalu, tepatnya di depan Polsek Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah diamankan dua orang pengedar Rian Afrianto (30) dan Okta Mahendra (29) dengan barang bukti narkotika golongan denzu 100, yakni 5 butir tablet narkotika jenis esktasi berwarna biru, sabu seberat 1,5 gram, timbangan digital serta satu bungkus pelastik bening.

Kepala BNNP Bengkulu Brigjen Pol Agus Riansyah mengatakan itu merupakan hasil pengungkapan bulan Desember 2019 dan Januari 2020. Barang bukti tersebut jika dirupiahkan sekitar 500 juta rupiah,”teranganya.

Pengungkapan kasus pertama berhasil tim mengamankan tersangka Rian Afrianto (30) dan Okta Mahendra (29) bersama barang bukti sabu seberat 100 gram dan 5 butir tablet ekstasi di Jalan Raya Bengkulu Tengah KM.35 Desa Bajak 1 Kecamatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah pada Desember 2019 lalu.

Kemudian hasil pengembangan di rumah tersangka Rian Afrianto petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 1,5 gram, 1 bungkus plastik bening, catatan penjualan narkotika dan timbangan digital.

Sementara di rumah tersangka Sulaita yang berperan sebagai penjual, petugas mengamankan barang bukti 1 unit Handphone, catatan penjualan narkotika.

Pengungkapan selanjutnya dilaksanakan pada 5 januari di Jalan Sudirman Kelurahan Air Putih Kota Curup. Petugas mengamankan tersangka Dion Tigana, Dadar Rasidin, Badar dan Ricki Ade Putra. Pada saat itu para tersangka sedang mengendarai mobil dari Solok Sumatera Barat menuju Kota Bengkulu. Tersangka diamankan bersama barang bukti 146,4 gram sabu yang disembunyikan didalam plastik bekas popok bayi.

Berdasarkan interograsi, barang haram itu akan dikirim ke Wahyu pemesan di Kota Bengkulu, kemudian tim melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Wahyu bersama barang bukti 7 paket sabu dengan berat 4,3 gram.

“Tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 jo pasal 111 ayat 1 jo pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancama maksimal hukuman mati,” jelas Agus. 

(Ads)

Comment here